Inovatif, FK UB Laksanakan Pembagian Qurban Secara Lantatur

Baca Juga

Plt. Walikota Malang tawari Teh Pucuk Harum Gelar Event Kuliner Skala Nasional di Kota Malang

Kota Malang – Bertempat di lapangan Rampal kota Malang, event festival kuliner ‘Pucuk Coolinary Festival’ dibuka secara resmi sekitar...

1,5 Bulan Ini Naga Menghidupi Ibunya Seorang Diri

Anak 8,5 tahun mengemis untuk hidupi ibunya yang patah tulang korban kecelakaan. ADADIMALANG - Tidak ada yang menyangka bahwa roda...

Organisasi Pemuda Internasional AIESEC lakukan Studi Budaya ke KBP

Mahasiswa Asing mendominasi kunjungan studI budaya AIESEC ke Kampung Budaya Polowijen. Kota Malang - Didominasi oleh mahasiswa asing, orgaanisasi Association...

Demi menjaga protokol kesehatan covid-19 saat pelaksanaan peringatan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah.

ADADIMALANG – Demi menjaga protokol kesehatan covid-19 saat pelaksanaan peringatan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah, Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) melaksanakan pembagian daging qurban dengan metode Latantur (Layanan Tanpa Turun / Drive Thru).

“Intinya adalah untuk menjaga agar protokol kesehatan tetap berjalan disaat melaksanakan ibadah qurban dalam kondisi pandemi covid-19 saat ini,” ungkap Dekan FK UB, dr. Wisnu Barlian Sabtu (01/08/2020).

Dengan menerapkan pembagian daging qurban secara Lantatur (drive thru), maka diharapkan tidak akan terjadi penumpukan (kerumunan) massa saat mengantri pembagian daging qurban.

Para penerima daging qurban yang telah mendapatkan surat cukup mengendarai kendaraan mereka ke meja panitia pendataan untuk scan barcode undangan sebagai proses validasi penerima dan kemudian menuju ke meja pembagian daging qurban dan dapat langsung pulang tanpa harus turun dari kendaraan mereka.

“Pada dasarnya walaupun dalam kondisi pandemi kita tetap menyiapkan qurban. Jadi esensinya adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah SAW. Yang kedua, kami hanya tinggal membagikan daging qurban karena kami bekerjasama dengan pihak ketiga yang melakukan penyembelihan hewan hingga pembungkusan dalam paket-paket dan tinggal dibagikan,” ungkap Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya ini.

Pembagian daging qurban di FK UB dengan metode lantatur ini menggunakan aplikasi yang diberi nama Si Qurban yang merupakan karya dari teknisi FK UB berkolaborasi dengan mantan Ketua Panitia Idul Adha FKUB tahun sebelumnya guna meminimalisir kesulitan saat mencari nama penerima daging qurban dalam bentuk lembaran kertas.

Total hewan qurban di FK UB untuk Idul Adha 1441 hijriah di tahun ini sebanyak 4 ekor sapinya dan 9 ekor kambing yang akan dibagikan kepada internal FK UB yang telah ditentukan dan juga masyarakat yang membutuhkan dimana data penerima telah dimasukkan dalam data aplikasi Si Qurban FK UB. (A.Y)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

Trauma Healing, Wali Kota Sutiaji Beri Semangat untuk Tiga Anak Isoman

Sambang ke lokasi isoman dinilai menjadi upaya penyembuhan trauma pasien Covid-19. ADADIMALANG – Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji memberikan...

Proposal Dosen Dan Mahasiswa ITN Malang Lolos Raih Pendanaan

Laksanakan program Matching Fund Kedaireka, PHP2D dan PKM GT. ADADIMALANG – Meski masih dalam kondisi pandemi Covid-19, namun raihan prestasi tidak terhenti. Bahkan di kampus...

UB Distribusikan 79 Ekor Kambing dan 7 Sapi pada Idul Adha 1442 H

Tahun depan diharapkan dapat membagikan hingga ke wilayah Malang Selatan. ADADIMALANG - Universitas Brawijaya (UB) membagikan 79 ekor kambing dan 7 ekor sapi kepada 50...

Yayasan Wings Peduli Serahkan Donasi 1.500 Ton Beras Bagi Masyarakat Terdampak PPKM Darurat

Hari ini menyerahkan bantuan sebanyak 390.340 kilogram beras melalui Korem 083 Baladhika Jaya. ADADIMALANG - Berkolaborasi dengan Jajaran Korem di empat wilayah di Jawa Timur...

Satgas Covid-19 Alumni UB Merilis Aplikasi Isolasi Mandiri

Dapat dimanfaatkan guna memantau kondisi harian masyarakat yang terpapar Covid-19 dan tengah menjalankan isolasi mandiri. ADADIMALANG – Melonjaknya kasus paparan Virus Corona (Covid-19) yang melanda...
- Advertisement -

Berita Terkait