Pembantu Direktur I Polinema tinjau langsung ke lokasi ujian.
ADADIMALANG – Sebanyak 6.052 peserta mengikuti Seleksi Bersama Masuk Politeknik Negeri (SBMPN) p mulai pagi tadi (12/06/2021) hingga 15 Juni 2021 mendatang.
Pelaksanaan ujian dengan metode CBT (Computer Based Test) ini dilaksanakan secara luring dan daring (hybrid) dimana SBMPN tahun ini diprioritaskan untuk seluruh jenjang Diploma III dan beberapa prodi baru jenjang Diploma IV di kampus utama dan kampus PSDKU Polinema di Kota Kediri, Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Pamekasan.
“Ada beberapa prodi baru D-IV yang belum berdiri pada saat pelaksanaan SBMPTN dan SNMPTN maka ikut pada SBMPN ini,” jelas Pembantu Direktur I Polinema, Supriatna Adhisuwignjo, S.T., M.T. saat meninjau di lokasi ujian pagi tadi.
Sebelas prodi baru di Polinema antara lain D-IV Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi di Kampus Utama Polinema, sementara di PSDKU Polinema Kota Kediri ada D-IV Teknik Mesin Produksi dan Perawatan, D-IV Teknik Elektronika dan D-IV Keuangan. Untuk PSDKU Polinema di Kabupaten Lumajang dibuka prodi D-IV Teknologi Rekayasa Otomotif, D-III Teknologi Sipil, D-III Teknologi Informasi dan D-III Akuntansi, sementara di PSDKU Polinema Kabupaten Pamekasan dibuka prodi baru D-IV Teknik Otomotif Elektronika, D-III Manajemen Informatika, dan D-IV Akuntansi Manajemen.
“SBMPN dengan model Computer Based Test (CBT) ini juga untuk menghindari kerumunan mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi akibat Covid-19, memudahkan peserta untuk tidak datang ke kampus dan memudahkan panitia dalam seleksi,” ungkap Pudir I Polinema.
Supriatna lebih lanjut menegaskan bahwa bagi peserta SBMPN dari Malang Raya yang tidak memiliki fasilitas laptop dan HP dapat mengikuti tes CBT di kampus Polinema dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
SBMPN Polinema tahun 2021 diminati oleh 7.805 pendaftar dengan jumlah peserta tes 6.052 peserta dan dibagi menjadi dua kelompok peserta online dan offline.
“Tes online diikuti oleh 5.573 peserta dan yang offline diikuti oleh 479 peserta. Tes dilaksanakan selama empat hari dan dibagi dalam tiga sesi setiap hari. Setiap sesi diikuti oleh sekitar 500 peserta,” ungkap pria ramah ini.
Pengumuman SBMPN akan dilaksanakan pada tanggal 19 Juni 2021 dan sebanyak 850 peserta akan diterima dalam seleksi tersebut.
Protokol kesehatan diterapkan secara ketat bagi peserta luring seperti wajib melakukan Rapid Antigen dan dinyatakan negatif, sebelum memasuki ruangan tes peserta menunjukkan hasil rapid antigen, melakukan pemeriksaan suhu dan menggunakan hand sanitizer.
“Penempatan calon peserta dalam ruangan juga diatur dengan jumlah peserta maksimal 15 orang tiap ruangan. Sebanyak 11 laboratorium komputer yang digunakan,” ungkap Supriatna.
Sementara itu, Koordinator Tim IT SBMPN Polinema yakni Ahmadi Yuli Ananta, S.T., M.M., menjelaskan bagi peserta ujian secara daring, setiap hari dilaksanakan tiga sesi dimana setiap sesi dibuka 20 room, dan setiap room akan diikuti 25 peserta.
“Untuk pelaksanaan tes SBMPN ada tim helpdesk dan tim pengawas bertugas untuk kelancaran pelaksanaan tes dan mengantisipasi kecurangan. Sebelum pelaksanaan tes juga ada tim helpdesk yang membantu peserta terkait aplikasi ujian sehingga pada pelaksanaan tes pagi ini tidak ada masalah,” pungkas Ahmad Yuli Ananta. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.