Diikuti siswa dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan kampus dari seluruh Indonesia.

ADADIMALANG – Setelah sempat dilaksanakan secara virtual akibat pandemi Covid-19, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Religi Universitas Brawijaya (UB) kembali menggelar kegiatan Gebyar Brawijaya Qur’ani Nasional ke-9 tahun 2022.

Dalam kegiatan yang dimulai sejak tanggal 28 September 2022 ini diikuti oleh 1.623 peserta yang terbagi dalam dua kategori yaitu siswa SMA dan mahasiswa.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pelaksana Gebyar Brawijaya Qur’ani Nasional ke-9, Mustfa Alfan Nur yang menjelaskan bahwa animo peserta kegiatan Gebyar Brawijaya Qur’ani Nasional ke-9 ini sangat besar sehingga ada sebanyak 1.623 orang yang ikut sebagai peserta.

“Dalam kegiatan ini ada delapan kategori lomba seperti Musabaqag Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ), Musabaqah syarhil Quran (MSQ), Musabaqah Fahmil Quran (MFQ), Musabaqah Khattil Quran (MKQ), Musabaqah Karya Tulis Ilmiah, Nasyid dan juga Al-Banjari,” jelas Mustfa Alfan Nur.

Penampilan salah satu tim dalam salah satu kategori lomba dalam ajang Gebyar Brawijaya Qurani Nasional 2022 (Foto : Istimewa)Menurut Ketua Pelaksana Gebyar Brawijaya Qur’ani Nasional ke-9, 1.623 orang peserta tersebut berasal dari 74 kampus dan 134 sekolah dari berbagai wilayah di Indonesia.

Rencananya setelah opening ceremony pada tanggal 29 September 2022 kemarin, closing ceremony akan digelar pada tanggL 2 Oktober 2022 yang diisi dengan pengumuman para pemenang dan juga pemberian hadiah serta penghargaan.

Ditemui di sela-sela kegiatan, salah satu peserta yakni Adila Zahra dari Institut Daatul Quran Jakarta mengaku merasa senang dapat mengikuti kegiatan Gebyar Brawijaya Qur’ani Nasional ke-9 tahun 2022.

“Alhamdulillah kami dapat mengikuti kegiatan Gebyar Brawijaya Qurani Nasional ke-9 ini, meskipun masih banyak kekurangan dalam persiapan kami namun kami berharap kepesertaan kami ini dapat menambah wawasan dan pengalaman kami,” ungkap Adila Zahra.

Meski hanya mengikutkan satu tim saja dan kepesertaan ini baru yang pertama kali diikuti, namun Adila mengaku dengan mengikuti kegiatan Gebyar Brawijaya Qurani Nasional ke-9 tersebut akan dapat menyalurkan minat dan bakat dari para mahasiswa terkait dengan Al Quran.

Mengakhiri wawancara, Mustfa Alfan Nur menyampaikan dengan mengikuti kegiatan Gebyar Brawijaya Qurani Nasional ke-9 maka akan dapat menghasilkan bibit-bibit terbaik dalam bidang-bidang yang dilombakan saat para peserta memasuki dunia perguruan tinggi.

“Selain itu kami juga berharap prestasi yang diraih saat mengikuti Gebyar Brawijaya Qurani Nasional ini dapat menjadi hal yang mempermudah para peserta untuk menjadi mahasiswa sebuah perguruan tinggi melalui jalur prestasi di bidang Al Quran,” tukas Mustfa Alfan Nur. (A.Y)