Dinas Tenaga Kerja Latih Buruh Pabrik Rokok Agar Piawai Menjahit

Sebagai upaya menambah softskill buruh rokok di Kabupaten Malang.

ADADIMALANG – Sebagai upaya untuk menambah soft skill masyarakat yang bekerja sebagai buruh pabrik rokok di Kabupaten Malang, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang kembali memberikan pelatihan bagi masyarakat.

“Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk menambah keterampilan bagi para buruh pabrik rokok sehingga para buruh pabrik rokok tidak hanya mampu bersaing di dunia industri namun juga memiliki soft skill,” ,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang, Drs Yoyok Wardoyo, MM.

Pelatihan yang dilaksanakan kali ini adalah pelatihan menjahit di PT Cakra Guna Cipta Pakisaji yang dibuka tanggal 16 November 2022 hingga 2 Desember 2022.

“Kali ini pelatihan diikuti sebanyak 30 peserta yang mengikuti kegiatan di PT Cakra Guna Cipta, sementara di pabrik rokok lain yaitu CV Rocky juga digelar pelatihan yang sama mulai 8 November hingga 24 November 2022,” ungkap Yoyok Wardoyo.

“Minimal mencukupi kebutuhan sendiri. Misal, membuat baju untuk putranya. Anak dibuatkan baju ibunya itu senangnya luar biasa,” kata Kepala Dinas saat membuka kegiatan Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi Melalui Pelatihan Menjahit DBHCHT Tahun 2022, di PT Cakra Guna Cipta.

Lebih lanjut, Yoyok menjelaskan, kegiatan pelatihan tersebut sebagai upaya meningkatkan kreativitas dan memunculkan inovasi masyarakat Kabupaten Malang, khususnya buruh rokok.

Pelatihan menjahit dengan menggandeng LPK Modes Mimin di PT Cakra Guna Cipta dan LPK Modes Kurnia di CV Rocky ini juga bertujuan memunculkan minat berwirausaha sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan untuk diri sendiri maupun masyarakat di sekitarnya.

Yoyok berharap melalui kegiatan pelatihan menjahit tersebut akan mampu memunculkan wirausahawan baru yang dapat berperan sebagai solusi bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat.

“Saya berharap, pelatihan menjahit ini tidak hanya menambah kemampuan dan pengetahuan para peserta. Namun juga mampu memunculkan jiwa kreatif, inovatif, mandiri dan kompetitif. Sehingga mampu adaptif dengan perkembangan zaman,” harap Yoyok.

Sebagai penutup, Yoyok berharap kegiatan pelatihan ini dapat bermanfaat sebagai bekal untuk mendapatkan penghasilan. Selain Itu juga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat Kabupaten Malang.

“Besar harapan kami para peserta pelatihan menjahit mampu menjadi wirausahawan baru yang handal serta mampu secara ekonomi. Sehingga dapat menciptakan lapangan kerja baru dan menggerakkan roda perekonomian Kabupaten Malang,” tandas Kepala Dinas.

Senada dengan Yoyok, Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Dinas Tenaga Kerja, Sri Mahanani Rahayu SE, MM menjelaskan menjadi wirausahawan adalah salah satu jalan untuk menciptakan kemandirian secara ekonomi.

“Serta mampu membantu mengurangi angka pengangguran. Sebab dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar,” tegasnya.

Kepala Bidang yang akrab disapa Nani ini juga mengapresiasi PT Cakra Guna Cipta dan CV Rocky yang memberikan kesempatan bagi para buruh pabrik rokoknya untuk mengikuti pelatihan menjahit. (A.Y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini