~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dua Dosen FPIK UB Dikukuhkan Sebagai Profesor Baru Universitas Brawijaya

Dua Dosen FPIK UB Dikukuhkan Sebagai Profesor Baru Universitas Brawijaya

  • account_circle Agus Yuwono
  • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
  • visibility 336
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ADADIMALANG.COM | Kampus UB – Masih di momen liburan kuliah kali ini, Universitas Brawijaya (UB) akan kembali mengukuhkan Profesor barunya. Istimewanya, dua orang dosen yang akan dikukuhkan sebagai Profesor ini keduanya merupakan dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPIK).

Dosen pertama yang akan dikukuhkan adalah Prof. Dr. Ir Dewa Gede Raka Wiadnya, M.Sc, merupakan Profesor aktif ke-22 di FPIK dan Profesor aktif ke-216 di Universitas Brawijaya. Selain itu menjadi Profesor ke-384 dari seluruh Profesor yang telah dihasilkan oleh Universitas Brawijaya. Profesor ke dua yang akan dikukuhkan adalah Prof. Dr. Ir. Edi Susilo M.S. sebagai Profesor aktif ke-23 di FPIK dan Profesor aktif ke-217 di Universitas Brawijaya. Serta menjadi Profesor ke-385 dari seluruh Profesor yang telah dihasilkan oleh Universitas Brawijaya.

Prof. Dr. Ir. Dewa Gede Raka Wiadnya, MSc. dikukuhkan sebagai Profesor di bidang Eksplorasi Sumber Daya Ikan ini melakukan identifikasi spesies ikan dengan empat pendekatan yakni morfologi, osteo-staining, otolith dan DNA Barcoding.

“Selama ini yang banyak dipergunakan untuk melakukan identifikasi adalah morfologi dan DNA Barcoding, namun selama ini saya juga sering berhasil dan juga gagal melakukan identifikasi spesies ikan. Lalu kemudian sayaencoba menambahkan dengan tulang telinga ikan dan juga tulang belakang dengan menggunakan tindakan dengan bahan kimia,” ujar Prof. Dewa Gede Raka W.

Pengidentifikasian spesies ikan melalui pendekatan morfologi, osteo-staining, otolith, yang dikombinasi dengan DNA barcoding tersebut menuut Prof. Dewa Gede menjadi alat yang komprehensif dan meyakinkan dalam proses identifikasi spesies ikan.

“Identifikasi dengan menggunakan empat pendekatan ini bukanlah hasil final karena akan ada penemuan atau metode baru yang lebih baik lagi, namun dengan adanya metode ini maka hasil identifikasi spesies ikan ini dapat dibantah ataupun menjadi rujukan identifikasi spesies ikan,” ungkap pria ramah ini.

Berbagai hasil identifikasi ikan yang telah dilakukannya, telah diupload dalam database yang bernama Brawijaya Iehthyologicum Depository (BID) dimana  hingga saat ini sudah ada sekitar 450 spesies hasil identifikasi ikan yang telah diunggah di  dalamnya.

“Namun masih ada sekitar 1.000 lebih spesimen hasil identifikasi yang belum diunggah dan rencananya akan diunggah satu persatu yang nantinya akan dapat diakses untuk menjadi bahan rujukan, karena Brawijaya Ichthyologicum Depository (BID) ini menyajikan teknologi kurasi spesimen ikan di Indonesia,” ungkap Prof. Dewa Gede.

Prof. Dr. Ir. Edi Susilo, MS yang dikukuhkan dalam bidang Ilmu Sosiologi Perikanan ini menjelaskan Sruktur Sosial Progresif-Integratif (S2PI) sebagai sebuah konsep untuk mengurangi kemiskinan nelayan di Indonesia. 

Menurutnya, struktur sosial tidak hanya mampu digunakan untuk menganalis kondisi dan perkembangan masyarakat lokal, namun dapat ditarik ke dalam analisis yang Jebih makro. Struktur sosial progresif-integratif memberi arti bahwa masyarakat selalu mengalami perkembangan. 

“Konstruksi struktur sosial yang dibangun memiliki keterkaitan antara ekologi, ekonomi dan dan sosial sebagai landasan pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya berbentuk lingkaran harusnya diubah menjadi bentuk piramida berupa sebuah konsep tentang religiusitas,” ungkap Prof. Edi Susilo.

Menurut Prof. Edi jika kegiatan ekonomi manusia merusakkan ekologi maka kesalahan manusia ada dua yaitu manusia tidak bersifat amanah sebagai wakil Allah SWT di bumi untuk menjaga alam secara berkelanjutan.

“Sumber Daya alam harus dapat dimafaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia saat ini dan juga bagi generasi mendatang. Kesalahan kedua itu jika kegiatan ekonomi manusia merusakkan ekologi, maka berpeluang mengalarni kesulitan dalam kesejahteraan sosial.,” pungkas Prof. Edi Susilo. (A.Y)

  • Penulis: Agus Yuwono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Perkawinan Usia Dini, Dua Hari Unitri Malang Gelar Training Pencegahannya

    Cegah Perkawinan Usia Dini, Dua Hari Unitri Malang Gelar Training Pencegahannya

    • calendar_month Rabu, 1 Des 2021
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Hasil kerjasama UNITRI Malang dengan Kementerian Agama di Kota Malang. ADADIMALANG – Bekerjasama dengan Kementerian Agama (Kemenag) di Kota Malang, Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) melaksanakan Training of Trainer (ToT) dengan tema ‘Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Usia Dini’ yang menghadirkan pemateri dari Kemenag, akademisi dan juga akademisi UNITRI Malang. Rektor UNITRI Malang, Prof. Dr. Ir. Eko Handayanto, […]

  • Wali Kota Malang mengoperasikan salah satu alat berat untuk merobohkan salah satu bedak yang akan dibongkar (Foto : Agus Yuwon

    Tinjau Relokasi Pasar Gadang, Wali Kota Malang Tagih Komitmen Pedagang Pindah

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Wali Kota Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM., bersama Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin meninjau langsung proses relokasi pedagang Pasar Gadang siang hari tadi, Rabu (01/04/2026). Peninjauan ini sekaligus menjadi bentuk penegasan komitmen pemerintah dalam penataan kawasan pasar Gadang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Malang Trio […]

  • Asuransi Gagal Bayar, BPKN Dorong Pembentukan Badan Penjamin Polis

    Asuransi Gagal Bayar, BPKN Dorong Pembentukan Badan Penjamin Polis

    • calendar_month Sabtu, 13 Feb 2021
    • account_circle redaksi
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Dalam rangka menjamin kepastian hukum dan perlindungan terhadap konsumen industri asuransi. Jakarta – Kasus gagal bayar perusahaan asuransi, Khususnya asuransi jiwa menjadi sorotan publik belakangan ini dalam sepuluh tahun terakhir rentetan kasus gagal bayar asuransi membuat cemas masyarakat. Apalagi kasus gagal bayar tersebut terjadi pada perusahaan-perusahaan asuransi besar membuat citra publik terhadap industri asuransi runtuh. Kasus gagal […]

  • Penandatanganan Plakat Peresmian IPAL Di Wilayah Sukun Kota Malang

    Warga RT 13 RW 4 Sukun Kini Memiliki IPAL Komunal

    • calendar_month Minggu, 13 Mar 2022
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sebagai upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat sekaligus menjaga lingkungan. ADADIMALANG – Dalam rangka meningkatkan taraf kesehatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan, Pemerintah kota (Pemkot) Malang terus melakukan berbagai upaya. Salah satunya adalah dengan peresmian Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal di RW 4 Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun siang hari tadi, Minggu (13/03/2022). Dengan keberadaan sistem […]

  • Menyingkap Sejarah Peradaban Perbankan Indonesia Di Museum Bank Indonesia

    Menyingkap Sejarah Peradaban Perbankan Indonesia Di Museum Bank Indonesia

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 631
    • 0Komentar

    Jakarta | ADADIMALANG.COM — Jakarta selalu menyajikan segudang destinasi yang sayang untuk dilewatkan saat kita datang kesana. Mulai dari ikon modern seperti Monas dan Stadion Gelora Bung Karno hingga pesona sejarah di kawasan Kota Tua. Namun, bagi siapa pun yang ingin menyelami denyut nadi sejarah ekonomi dan peradaban keuangan bangsa, Museum Bank Indonesia (MUBI) adalah […]

  • Urusan Tutup Portal Sudah Clear, Kepala Sekolah SD Insan Amanah Mengaku Lega

    Urusan Tutup Portal Sudah Clear, Kepala Sekolah SD Insan Amanah Mengaku Lega

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 224
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Dibukanya semua akses jalan yang ditutup baik di RW 12 Mojolangu ataupun di RT 10 RW 4 Jatimulyo, membawa kelegaan bagi pihak Sekolah SD Insan Amanah yang merasa terdampak dari penutupan tersebut. “Alhamdulilah setelah dimediasi pak Wali Kota Sutiaji pagi ini, akhirnya dari pihak RW 12 kelurahan Mojolangu dan Griyashanta Eksekutif RT 10 […]

expand_less