Diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Malang Raya dan sekitarnya.

ADADIMALANG.COM | Kampus POLINEMA – Dengan tujuan memberikan edukasi kepada para mahasiswa di Malang Raya dan sekitarnya khususnya dalam hal investasi dan fiskal, Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) menggelar kegiatan Obrolan Investasi Untuk Negeri (ORASI) Goes To Campus mulai pagi hari tadi, Rabu (09/10/2024).

Dalam kegiatan yang digekar di Graha Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) tersebut memang menggandeng pihak kampus POLINEMA sebagai host pelaksana kegiatan ORASI Goes To Campus 2024 ini, dimana ratusan peserta yang mengikutinya berasal dari berbagai kampus yang ada di Malang Raya dan sekitarnya.

Perwakilan panitia pelaksana dari POLINEMA yakni Annisa Fitriana, S.E., MSA., menyampaikan pihaknya (POLINEMA) kali ini berkesempatan berkolaborasi dengan Kementerian Keuangan untuk mengadakan kegiatan ‘Obrolan Investasi Untuk Negeri (ORASI) Goes To Campus’.

“Kegiatan ORASI ini sebenarnya didukung sepenuhnya oleh Kementerian Keuangan dimana POLINEMA bertindak sebagai host pelaksana kegiatanyang dilakssanakan dalam rangka launching ORI26 ini juga. Total peserta yang terdaftar sudah mencapai 610 dari berbagai kampus terutama di POLINEMA kemudian dari kampus lainnya seperti UMM, Ma Chung dan berbagai kampus lainnya,” ungkap Annisa.

Untuk pagi harinya kegiatan diisi dengan kuliah tamu yang membahas tentang pembiayaan, dan dilanjutkan dengan talkshow membahas tentang investasi yang baik dan benar.

“Harapannya dengan adanya kegiatan ORASI Goes To Campus inimahasiswa akan teredukasi perihal pembiayaan dan investasi sehingga tidak terjebak dalam investasi bodong, selain itu kita jadi bisa berkontribusi untuk mengedukasi mahasiswa dan menyosialisasikan ORI26 ini,” tukas Annisa.

Ditemui di sela-sela kegiatan ORASI tersebut, Kepala Sub Direktorat Pengelolaan Portofolio Surat Utang Negara DJPPR Kementerian Keuangan RI yakni Singgih Gunarsa, S.E., MT.Dev., Ph.D., menyampaikan kegiatan orasi di kampus POLINEMA kali ini terkait dengan edukasi yang terkait dengan investasi dan fiskal.

“Ini merupakan kesempatan bagi para mahasiswa, para dosen di lingkungan POLINEMA dan Malang Raya sekitarnya untuk lebih mengetahui lagi kira-kira apa sih itu APBN, apa itu ORI yang saat ini kita pasarkan dan fungsinya ORI untuk APBN tersebut hingga benefitnya ORI untuk investor,” ungkap Singgih.

Menurut Singgih dengan edukasi yang diberikan melalui kegiatan ORASI tersebut maka para mahasiswa telah semakin paham tentang produk-produk investasi seperti saham, obligasi, krypto dan lain sebagainya.

“Dengan begitu kita dapat mengarahkan mahasiswa kepada investasi yang benar-benar terjamin dan aman ke depan. Saya rasa ORI Ini jadi yang sangat potensial bagi para mahasiswa karena nilai minimal investasinya sangat terjangkau hanya Rp.1 juta saja,” ungkap Singgih.

Setelah para mahasiwa teredukasi perihal pembiayaan dan investasi tersebut menurut Singgih para mahasiswa dapat partisipasi dalam investasi yang juga dapat berpengaruh dalam APBN.

“Mahasiswa ini kan generasi berikutnya yang menjadi pimpinan bangsa Indonesia dan kita harapkan ke depannya mereka tidak hanya sekadar tahu menabung tapi juga memahami tentang berinvestasi yang sangat penting ke depannya. Jadi mereka tidak hanya bekerja saja nantinya, tetapi juga bisa berinvestasi guna memenuhi kebutuhannya sehari-hari ke depannya nanti,” harap pria berkacamata ini.

Dengan memahami fiskal dan investasi melalui model pembelian ORI26 tersebut, mahasiswa akan tertarik pula untuk berinvestasi ke aset-aset lainnya untuk menuju generasi emas di tahun 2045 mendatang. (A.Y)