Kota Malang | ADADIMALANG.COM —  Sekitar 80 orang yang mengatasnamakan warga daerah Arjosari mendatangi terminal Arjosari kota Malang untuk menggelar aksi damai menolak aksi premanisme di wilayahnya. Aksi ini dipicu aksi pengeroyokan seorang anggota TNI AL oleh beberapa pelaku di dalam terminal Arjosari beberapa waktu lalu.

Warga yang akan mendatangi terminal Arjosari ini berjalan dengan membentangkan spanduk yang berisi harapan agar aksi premanisme tidak terjadi di wilayahnya, termasuk di dalam terminal Arjosari. Selain itu, ada juga spanduk yang berisi harapan agar premanisme di terminal Arjosari dihilangkan agar penumpak merasa aman dan nyaman karena tidak ada lagi aksi kekerasan dan pemaksaan.

Kedatangan warga Arjosari ini disambut baik oleh Kepala UPT Terminal Tipe A Arjosari kota Malang yakni Mega Perwira Donowati untuk membahas aspirasi warga dengan melakukan rapat mediasi bersama petugas dari instansi terkait.

Perwakilan Warga Arjosari yakni Ali Said menyampaikan kedatangan para warga Arjosari tersebut merupakan aksi damai warga Arjosari yang menunjukkan sikap menyesalkan adanya kejadian premanisme yang terjadi di Terminal Arjosari beberapa waktu lalu.

“Apalagi yang menjadi korban aksi premanisme itu juga warga Arjosari yang kebetulan adalah tokoh masyarakat yang biasanya membina warga. Intiya warga Arjosari menolak ada premanisme di wilayah Arjosari,” ujar Ali Said.

Ali Said juga menegaskan bahwa adanya pemberitaan yang menulis dugaan pelaku premanisme merupakan warga Arjosari tidaklah benar.

“Tidak ada warga Arjosari yang menjadi pelaku aksi premanisme di terminal Arjosari kepan hari, saya pastikan tidak ada karena warga Arjosari adalah warga yang hidup damai dan cinta damai,” tukas Ali Said.

Usai melaksanakan rapat mediasi, Mega Perwira Donowati selaku Kepala Terminal Arjosari menyampaikan aksi warga Arjosari kali ini adalah aksi dukungan untuk terminal Arjosari yang dilakukan oleh warga Arjosari agar terbebas dari aksi premanisme dan aksi anarkis yang dilakukan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab.

“Jadi dari hasil mediasi tadi ada tujuh poin yang disepakati dimana beberapa poin kesepakatannya adalah warga dan pihak terminal Arjosari mendukung untuk menolak premanisme di dalam terminal dan sekitarnya terminal Arjosari. Kemudian nanti akan dirutinkan kegiatan keagamaan bersama dengan warga di terminal Arjosari agar kita jalin silaturahmi yang kuat dengan warga,” ungkap Mega.

Ditanya aksi konkret untuk menghilangkan aksi premanisme di Terminal Arjosari, Mega menegaskan bahwa pertama kali pihaknya akan melakukan pendataan terkait data mandor dan jupang (juru panggil) itu.

“Apabila nanti didapati mandor dan jupang yang tidak resmi dari perusahaan, maka akan kami usir keluar dan tidak kami izinkan berada di dalam terminal Arjosari. Lalu yang kedua, kami akan rutin melakukan pemeriksaan atau screening di lapangan terhadap jupang dan mandor ini agar tidak terjadi aksi premanisme kembali,” ungkap Mega.

Selain itu, Mega menegaskan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan meminta jupang dan mandor untuk mengenakan rompi khusus dan Id Card khusus resmi dari masing-masing perusahaan.

Berikut tujuh poin Nota Kesepakatan :

  1. Pengelola Terminal Tipe A Arjosari Malang sangat setuju sekali dengan tuntutan warga Arjosari untuk menghapus premanisme di dalam terminal maupun sekitar terminal Arjosari ;
  2. Pengelola Terminal sudah memiliki rencana untuk membuat Terminal Tipe A Arjosar menjadi terminal wisata dengan melibatkan UMKM dari warga Arjosari di terminal wisata lersebut dengan syarat dan ketentuan yang sudah ditetapkan ke depannya ;
  3. Pengelola terminal akan membuat grup Whatsapp yang berisi Ketua RW, Ketua LPMK, serta Lurah apabila ada kegiatan di Terminal Ajosari akan di share di grup tersebut ;
  4. Zona merah untuk ojol hanya di depan terminal (pintu masuk dan pintu keluar Bus Terminal Tipe A Arjosari, serta di seberang Jalan depan Terminal Arjosari) ;
  5. Menjadwal pertemuan dengan Dishub Kota Malang bersama dengan warga ;
  6. Menjadwal pertemuan dengan pihak perwakilan PO dan perwakilan warga Arjosari untuk dilibatkan dalam pertemuan tersebut ;
  7. Mengadakan kegiatan keagamaan bersama warga Arjosari untuk merekatkan tali silaturahmmi di Terminal Tipe A Arjosari Maiang. (A.Y)