Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Ajang Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) X 2025 yang digelar di Universitas Brawijaya, Kota Malang, menjadi panggung bergengsi bagi para mahasiswa vokasi dari seluruh Indonesia. Dalam ajang ini, Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) mengirimkan dua tim unggulan yakani Tim Lokalingo dan Tim Carbon Tracker. Masing-masing berkompetisi di cabang lomba Business Plan dan Business Case.

Sorotan utama datang dari Tim Carbon Tracker, yang berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan meraih Juara Harapan 1 dalam cabang lomba Business Case. Tim yang terdiri dari Najwah Syihab, Maulida Aprina Putri, dan Felix A. J. ini mengangkat isu yang tengah menjadi perhatian dunia: emisi karbon. Melalui pendekatan analitis dan inovatif, mereka menunjukkan bagaimana hal negatif seperti emisi karbon bisa diolah menjadi peluang yang berdampak positif.

Pembimbing lomba dari POLINEMA, Indra Dharma Wijaya, mengungkapkan kebanggaannya terhadap pencapaian anak didiknya.

“Ya kita bersyukur saja atas raihan prestasi juara adik-adik mahasiswa kita, terlebih ini ajang olimpiade vokasi yang sifatnya nasional ya,” ujarnya.

Dalam keterangannya, Felix mengungkapkan bahwa timnya hanya memiliki waktu satu bulan untuk mempersiapkan segala sesuatunya, yang berbarengan dengan masa ujian kampus.

“Apalagi kemarin itu kan bersamaan dengan ujian di kampus ya, jadi harus pintar-pintar membagi dan mengatur waktunya,” kata Felix.

Namun keterbatasan waktu itu tak menyurutkan semangat mereka. Justru menjadi tantangan yang mereka hadapi dengan strategi matang, semangat kolektif, dan kerja keras. Selama satu bulan, ketiga mahasiswa ini tak hanya meneliti seputar emisi karbon, tetapi juga menyusun bahan presentasi dan jurnal-jurnal pendukung secara simultan.

“Bagi kami semua sama saja, yang penting kami mempersiapkan mental dan juga persiapan untuk mampu memberikan yang terbaik yang kami mampu lakukan,” tegas Felix.

Keberhasilan Tim Carbon Tracker menembus babak final dan mengungguli banyak tim dari kampus vokasi lain se-Indonesia menjadi bukti bahwa kualitas dan daya saing mahasiswa POLINEMA patut diperhitungkan di tingkat nasional. Inisiatif mereka dalam menyikapi isu global seperti emisi karbon juga mencerminkan kepedulian generasi muda terhadap keberlanjutan lingkungan.

OLIVIA X 2025 sendiri menjadi momentum penting bagi institusi vokasi untuk menampilkan solusi konkret atas tantangan nyata di masyarakat. Dan POLINEMA melalui dua timnya telah membuktikan bahwa mereka mampu menjawab tantangan itu dengan gagasan yang aplikatif dan berorientasi masa depan. (A.Y)