Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Warga Kecamatan Lowokwaru menaruh harapan besar pada H. Rendra Masdrajad Safaat, anggota DPRD Kota Malang, agar reses menjadi ajang yang lebih solutif. Dalam acara serap aspirasi yang dihadiri sekitar 300 warga, Rabu (06/08/2025), Rendra atau yang akrab disapa Jiren, menerima banyak pertanyaan seputar permasalahan warga, termasuk janji-janji Wali Kota Wahyu Hidayat dan program Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD.

Masyarakat yang hadir memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan keluh kesah dan harapan mereka. Salah satu yang menjadi sorotan adalah usulan agar reses tidak hanya menjadi ajang dialog, melainkan juga wadah untuk mendapatkan solusi langsung.

Menanggapi hal ini, Rendra mengungkapkan adanya usulan menarik dari warga. “Jadi tadi masyarakat juga menyampaikan usulan agar saat reses berikutnya saya menghadirkan berbagai mitra Komisi C DPRD Kota Malang seperti Dinas PUPR dan lainnya. Dengan begitu maka masyarakat dapat menyampaikan permasalahan yang dihadapinya kepada dinas terkait secara langsung dan mendapatkan solusi konkret,” ujarnya kemarin malam, Rabu (06/08/2025).

Rendra juga menjelaskan bahwa usulan ini sangat ia pertimbangkan. Dengan menghadirkan kepala dinas terkait, ia berharap reses bisa lebih bermanfaat. “Semoga dengan model seperti itu maka reses anggota DPRD Kota Malang dapat lebih bermanfaat dan solutif,” imbuhnya.

Ia menambahkan, reses berikutnya mungkin akan dibuat dengan tema tertentu. Hal ini bertujuan agar masyarakat bisa lebih siap dalam menyampaikan permasalahan yang dihadapi sesuai dengan bidang dinas yang dihadirkan. “Dengan begitu, masyarakat dapat mempersiapkan permasalahan yang dihadapinya terkait bidang pada narasumber dinas yang akan dihadirkan,” jelasnya.

Selain itu, Rendra juga menjawab pertanyaan terkait Pokir dan janji Wali Kota Wahyu Hidayat, seperti dana untuk Ketua RT dan seragam gratis. Mengenai Pokir, Rendra menjelaskan bahwa aspirasi untuk tahun 2026 yang akan direalisasikan pada 2027 akan diserap lebih banyak dari masyarakat. “Untuk alokasi pokir tahun 2026 yang akan diberikan 2027 banyak usulan-usulan akan kita serap dari masyarakat untuk kita cari yang terbaik, yang kita prioritaskan yang lebih membutuhkan,” ungkap Rendra. (A.Y)