Kota Malang | ADADIMALANG.COM – Nuansa berbeda terasa di malam peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia bagi warga RT 5 RW 10 Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Mengusung tema “Tempoe Doeloe”, mereka menggelar tasyakuran yang tidak hanya meriah, tetapi juga sarat makna dan nostalgia.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan keakraban di antara warga. “Jadi selain kita memperingati Hari Kemerdekaan ke-80 di tahun 2025 ini, kita juga mempererat hubungan antar warga di lingkungan RT 5 RW 10 kelurahan Pandanwangi malam hari ini,” ujar Joko Susanto, Ketua RT setempat.
Suasana hening dan khidmat mengawali acara. Setelah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, prosesi mengheningkan cipta berlangsung. Selanjutnya, paduan suara cilik tampil memukau membawakan lagu-lagu perjuangan, mengingatkan semua yang hadir akan jasa para pahlawan.
Aulia Habibie Fahresa Susanto, Penanggung Jawab Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN), berharap rangkaian kegiatan ini bisa meningkatkan kerukunan warga. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas partisipasi aktif warga.

“Terimakasih untuk partisipasi semua warga baik materiil maupun non materiil sehingga rangkaian acara peringatan kemerdekaan RI kali ini dapat berlangsung dengan lancar dan sesuai rencana,” ungkap pemuda yang akrab disapa Esa itu.
Joko Susanto menambahkan bahwa momen tasyakuran ini adalah waktu yang tepat untuk merenungkan pengorbanan para pejuang. “Di momen ini kita juga merenungi bagaimana perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dan pejuang bangsa kita, dan kita isi dengan berbagai kegiatan-kegiatan yang positif untuk kemajuan warga dan bangsa kita. Semoga ke depan kita dapat semakin kompak,” katanya.
Keunikan acara ini terletak pada tema “Tempoe Doeloe” atau jadul. Banyak warga yang datang mengenakan busana lawas lengkap dengan aksesori unik, menambah semarak suasana. Panitia bahkan menyiapkan beberapa spot foto khusus bernuansa jadul yang menjadi daya tarik tersendiri.
Kehadiran Ketua RW 10 Pandanwangi, Anang TIS, juga menambah semangat acara. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi segala kegiatan yang telah dipersiapkan oleh warga RT 5 RW 10.
Acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah untuk para pemenang lomba anak-anak dan lomba foto “Tempoe Doeloe” ibu-ibu yang membuat gelak tawa memenuhi area tasyakuran.





Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan cinta Tanah Air dapat diwujudkan dengan cara yang kreatif dan menyenangkan. (A.Y)
