Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Widyagama Husada (WGH) Malang menggelar prosesi wisuda ke-22 yang berlangsung khidmat dan meriah mulai, pagi hari tadi, Sabtu (25/10/2025) di Hall lantai 5 Kampus 2 Universitas Widyagama (UWG) Malang.
Momen sakral ini diikuti oleh 133 lulusan yang tidak hanya mengikuti prosesi wisuda tetapi juga sumpah profesi Ners bagi lulusan terkait.
Fokus utama dari gelaran wisuda kali ini adalah harapan agar para lulusan dapat menjadi individu yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan negara, khususnya di bidang kesehatan.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua STIKES Widyagama Husada (WGH) Malang, dr. Rudy Joegijantoro, MMRS., yang menegaskan bahwa komitmen tersebut sejalan dengan program pemerintah yaitu program Kampus Berdampak yang telah dilincurkan oleh Kemendikti Saintek.
“Hal ini juga sesuai dengan program dari Kemendikti Saintek yaitu kampus berdampak. Nah, kami disitulah ingin menyukseskan program itu dengan memberikan lulusan yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Itu harapan kami,” ungkap dr. Rudy.
Optimisme tersebut didasari oleh bekal kompetensi yang diberikan selama masa perkuliahan. dr. Rudy meyakini bahwa pendidikan kesehatan yang telah wisudawan terima akan menjadi modal kuat untuk memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Kami optimis bahwa bekal yang telah kami berikan kepada lulusan ini dapat memberikan dampak nyata ya bagi masyarakat dan juga negara, terutama di bidang kesehatan, mengingat kami adalah Perguruan Tinggi yang memberikan pendidikan di bidang kesehatan,” tambahnya.

Sementara itu dalam laporan akademik yang disampaikan, Wakil Ketua I STIKES Widyagama Husada Malang, Yuniar Angelia Puspadewi, S.SiT., M.Kes., menyoroti perubahan standar penilaian untuk indikator mahasiswa terbaik atau berprestasi. Sejak tahun 2023, penilaian tidak lagi hanya terpaku pada nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) semata.
“Indikator mahasiswa terbaik atau berprestasi pada tahun ini tidak hanya pada nilai IPK semata, melainkan ada beberapa indikator lain yang ditambahkan seperti keaktifan dalam organisasi, prestasi akademik, keikutsertaan dalam program hibah yang diselenggarakan oleh Kemdikbudristek, keikutsertaan dalam program kemanusiaan dan kemampuan dalam bidang kewirausahaan serta softskill,” jelas Yuniar.

Meskipun indikator diperluas, banyak lulusan tetap berhasil mencatatkan prestasi akademik yang membanggakan. Lulusan terbaik dari DIII Kebidanan diraih oleh Anindya Meilira Adisti Kristianto, A.Md. Keb (IPK 3,96), Nuril Fa’izah, A.Md. Keb. (IPK 3,91), dan As Inda Putri Umbu Zaza, A.Md. Keb. (IPK 3,88).
Untuk Prodi S1 Kesehatan Lingkungan, predikat terbaik diraih oleh Sukma Dwi Utami, S.KL (IPK 3,84), Dian Eka Prihandini, S.KL. (IPK 3,69), dan Amaranggani Seffika Sari Taufik, S.KL. (IPK 3,65). Sementara itu, lulusan S1 Ilmu Keperawatan terbaik adalah Munzilatul Mas Adhah, S. Kep. (IPK 3,76), Shefi Rivan Renaldi, S. Kep. (IPK 3,74), dan Mauditha Andrea Kinanti, S. Kep. (IPK 3,71).
Prestasi luar biasa ditorehkan oleh lulusan Profesi Ners yang secara kolektif meraih IPK sempurna 4,00, diantaranya Apriyani Tri Utami, S.Kep., Ners, Maulina Rifqita Syavalia, S.Kep., Ners, Rachel Cezia Devinda Natalia Putri, S.Kep., Ners, Putri Febrianti, S.Kep., Ners, Cindy Novitasari Rahayu, S.Kep., Ners, Riza Rachmadhani, S.Kep., Ners, Arda Cakra Birawa, S.Kep., Ners, Sumasri, S.Kep., Ners, dan Masnunah Eahmawati, S.Kep., Ners.
Meski telah lulus dengan mengikuti wisuda, dr. Rudy Joegijantoro berpesan agar para wisudawan tidak cepat berpuas diri. Ia menekankan pentingnya pengembangan kompetensi diri secara berkelanjutan di luar kampus, mengingat pesatnya perkembangan pendidikan dan jenis pekerjaan saat ini.
“Jadi jangan hanya berbekal ijazah saja, tapi juga dengan kompetensi-kompetensi tambahan lainnya, dengan mengikuti workshop dan sebagainya, sehingga akan semakin berkompeten di bidangnya dan mampu berkompetisi dengan lulusan Perguruan Tinggi lainnya,” tutupnya.
Prosesi wisuda ke-22 ini berjalan lancar dari awal hingga akhir, di mana para wisudawan didampingi keluarga mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh kehangatan dan kekhidmatan. (A.Y)
