Kota Malang | ADADIMALANG.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang ikut serta mendukung dan meramaikan gelaran Festival Mbois X yang menjadi bagian dari Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Malang Creative Center (MCC) sejak 6 hingga 9 November 2025, OJK Malang hadir dengan beragam program untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai layanan dan produk keuangan.
Selama berada di MCC, OJK Malang membuka booth informasi yang dapat diakses masyarakat untuk berkonsultasi terkait layanan, pengaduan, hingga berbagai regulasi keuangan. Selain itu, OJK juga mengisi sesi talkshow yang menghadirkan edukasi publik agar masyarakat lebih waspada terhadap berbagai ancaman keuangan digital.
Salah satu materi yang menarik perhatian pengunjung adalah sosialisasi mengenai Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) yang disampaikan oleh Asisten Manajer OJK Malang, M. Azwar Anas, pada hariMinggu kemarin (09/11/2025).
Dalam talkshow tersebut, Azwar Anas menjelaskan berbagai modus penipuan yang sering digunakan pelaku, termasuk upaya yang harus dilakukan saat masyarakat menyadari dirinya menjadi korban. Edukasi tersebut dinilai penting karena masih banyak masyarakat yang belum menyadari pola dan trik penipuan yang berkembang mengikuti kemajuan teknologi.
Kebutuhan peningkatan kewaspadaan ini juga ditegaskan oleh Kepala OJK Malang, Farid Faletehan. Menurutnya, aktivitas investasi dan ekonomi digital di Malang Raya berkembang sangat cepat dan menarik perhatian banyak pihak, termasuk oknum yang ingin memanfaatkan celah untuk melakukan penipuan.
“Potensi investasi dan ekonomi digital yang sangat dinamis di wilayah Malang Raya ini juga dimanfaatkan orang tak bertanggungjawab untuk melakukan aksi penipuan. Berdasarkan data dari OJK Malang, terdapat sekitar 1.700 aduan dari masyarakat, dan 11 persen dari jumlah tersebut adalah aduan terkait kasus penipuan investasi,” pungkas Farid Faletehan beberapa waktu lalu.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan kreatif dan interaktif seperti Festival Mbois X, OJK Malang berharap tingkat literasi dan kewaspadaan masyarakat terhadap keuangan digital semakin meningkat. Sosialisasi dan edukasi berkelanjutan menjadi langkah penting agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam penipuan, terutama di era transformasi digital yang makin meluas.
Edukasi publik seperti IASC diharapkan menjadi solusi nyata untuk membantu masyarakat mengenali potensi ancaman keuangan, sekaligus memberikan jalur pengaduan yang jelas dan resmi ketika terjadi kasus penipuan.
Apresiasi atas sosialisasi terkait ekonomi digital dan produk keuangan digital dari OJK Malang disampaikan Iyan, salah satu warga kota Malang yang datang ke MCC untuk menyaksikan Festival Mbois X.
“Tadi duduk-duduk saja awalnya ternyata ada sosialisasi dan rupanya penting lho kita paham dan mengerti tentang ciri-ciri serta modus penipuan digital saat ini,” ungkap Iyan. (A.Y)
