Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Terkait dengan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Malang tahun anggaran 2025, Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Siraduhita, SS., memberikan catatan serius.
Perhatian serius terhadap proses pembahasan LKPJ Wali Kota Malang tersebut disampaikan Ketua DPRD dan Pimpinan DPRD kota Malang lainnya dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Wali Kota.
“Saya bergarap agar setiap rekomendasi yang dilahirkan legislatif benar-benar menjadi pijakan untuk kemajuan yang terukur, bukan sekadar catatan administratif yang berulang setiap tahun,” ungkap perempuan yang akrab disapa Mia ini.
Mia menegaskan bahwa jajaran pimpinan DPRD kota Malang secara intensif melakukan tinjauan mendalam bersama anggota Pansus untuk memastikan setiap capaian kinerja Pemerintah Kota Malang dievaluasi secara kritis dan objektif demi kepentingan masyarakat luas.
Salah satu poin krusial yang disoroti Mia adalah penanganan permasalahan yang kerap menjadi keluhan utama warga, seperti kemacetan dan banjir. Ia menuntut pemerintah daerah untuk memaparkan rute penyelesaian yang konkret agar alokasi anggaran daerah tidak terbuang sia-sia tanpa hasil yang nyata.
“Catatan dan rekomendasi dari DPRD jangan sampai berulang terus selama beberapa tahun ke depan. Kalaupun permasalahannya klasik seperti macet atau banjir, paling tidak kita harus bisa melihat progresnya dalam struktur pertanggungjawaban kinerja pemerintah,” tegasnya.
Ditambahkan bahwa penyelesaian masalah besar di Kota Malang harus dilakukan secara estafet dan berkelanjutan, meskipun terjadi transisi kepemimpinan. Menurutnya, bekerja tanpa progres yang jelas hanya akan membuang energi dan anggaran, yang ia ibaratkan seperti sedang ‘jalan di tempat’.
Selain persoalan infrastruktur, Ketua DPRD kota Malang mengungkapkan adanya temuan penting dari hasil pendalaman di masing-masing komisi mengenai efektivitas pelayanan publik. Ia berharap temuan-temuan tersebut menjadi momentum untuk melakukan perbaikan total pada tahun-tahun mendatang.
“Seluruh ketidaksempurnaan dan ketidakefektifan kinerja yang ditemukan kawan-kawan di komisi harus diperbaiki. Kami berharap ke depan kerja pemerintah lebih efektif sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” pungkas Amithya Ratnanggani Siraduhita, SS. dengan nada optimis.
Pesan tegas dari pimpinan legislatif ini menjadi sinyal kuat bahwa DPRD Kota Malang akan terus mengawal setiap anggaran agar benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas hidup warga di Kota Pendidikan ini. (A.Y)
