Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Meskipun jumlah merchant dan penggunanya belum sebanyak kompetitor lain di kawasan Malang Raya, wilayah ini terbukti mampu memberikan kontribusi luar biasa dengan menyumbang hingga 30 persen dari total omset AstraPay secara nasional. Menjadi wilayah dengan performa tertinggi di Jawa Timur, manajemen AstraPay menjatuhkan pilihan pada Kota Malang sebagai pusat pelaksanaan agenda gathering bersama para pelaku UMKM serta awak media penulisan berita siang hari tadi, Sabtu (06/06/2026).

​Mengusung tema besar ‘Kolaborasi Untuk Digitalisasi dan Pertumbuhan Bersama’, kegiatan edukasi finansial ini dihadiri langsung oleh CEO AstraPay, Rina Apriana dan juga Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang, Abidin Abdul Haris, beserta jajaran tamu undangan penting lainnya.

​Dalam sambutannya, CEO AstraPay Rina Apriana menyampaikan bahwa pemilihan Kota Malang sebagai lokasi gathering ini menjadi sebuah keputusan prioritas setelah sebelumnya agenda serupa sukses diselenggarakan di Jakarta dan Bandung.

​”Jadi kenapa kita consider di Malang ini karena tadi saya juga sempat diskusi bahwa kota Malang ini cukup kreatif dan banyak UMKM. seperti itu. Kegiatan kali ini bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka hari jadi Astrapay memasuki usia ke-6 tahun dimana di usia 6 tahun mungkin belum terlalu lama bagi sebuah perusahaan di bidang teknologi. Tetapi bagi kami 6 tahun ini adalah perjalanan yang penuh dengan pembelajaran tentang bagaimana teknologi dapat memberikan dampak yang nyata bagi kehidupan masyarakat,” kata Rina Apriana.

​Rina Apriana menambahkan bahwa platform finansial Astrapay sejak awal dirancang dengan memegang teguh prinsip bahwa layanan keuangan berbasis digital harus mampu menghadirkan kemudahan akses, kenyamanan bertransaksi, serta faktor kepercayaan tinggi bagi para penggunanya. Sistem teknologi yang paling optimal menurut Rina adalah inovasi yang dapat menyelesaikan kebutuhan riil harian para pelaku usaha dan konsumen secara efektif di lapangan.

​Memasuki tahun keenam operasional, Astrapay mampu mencatatkan pertumbuhan performa bisnis yang sangat masif, di mana saat ini total pengguna aktif telah menembus angka lebih dari 17,5 juta orang. Catatan performa tersebut diperkuat dengan akumulasi volume transaksi yang melampaui 150 juta kali transaksi, serta membukukan nilai transaksi bruto atau Gross Transaction Value mencapai Rp155 triliun.

​”Nah jumlah itu jika kita lihat secara nasional, dan jika kita bergeser ke Jawa Timur di mana Jawa Timur ini adalah kota kedua terbesar di Indonesia, dan kemudian Malang. Jadi kontribusi Malang dan Jawa Timur sendiri terhadap tadi total Astrapay nasional itu juga cukup signifikan di angka 20 hingga 30 persen dari nasional,” tutur Rina Apriana.

​Kondisi sosiologis masyarakat di Kota Malang juga dinilai sangat mendukung pertumbuhan bisnis teknologi finansial. Karakteristik konsumen lokal dinilai sudah sangat adaptif dalam pemanfaatan instrumen digitalisasi serta memiliki tingkat literasi keuangan yang berada di atas rata-rata kawasan lain.

​”Jika berbicara Malang Raya, Astrapay masih sedikit yang tergarap sehingga potensi yang masih dapat digarap masih cukup besar. Itu kenapa tahun ini acara UMKM Gathering dan Media Gathering ini kami lakukan di Malang, karena kami melihat potensi yang besar tadi. Kami berharap dengan kerjasama dengan penyedia teknologi, pelaku usaha dan juga media termasuk regulator, maka kami dapat menggarap market yang lebih besar di Malang ini,” pungkas Rina Apriana. (A.Y)