Kota Malang | ADADIMALANG.COM — ​Gedung DPRD Kota Malang menerima kunjungan rombongan tokoh masyarakat dari wilayah Lowokwaru. Sebanyak 19 orang perwakilan yang terdiri dari Ketua RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan, Kelurahan Tangguh, serta Badan Keswadayaan Masyarakat dari Kelurahan Tulusrejo berkesempatan melihat langsung ruang kerja para wakil rakyat, khususnya Komisi A DPRD Kota Malang malam hari tadi, Selasa (07/07/2026).

​Kehadiran para pengurus lingkungan dan lembaga kemasyarakatan ini bertujuan untuk memenuhi undangan sekaligus berdialog tatap muka dengan jajaran Komisi A DPRD Kota Malang. Rombongan warga tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Djoko Prihatin.

​Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, Djoko Prihatin memaparkan secara rinci mengenai rupa-rupa tugas, fungsi legislasi, serta batasan kewenangan yang melekat pada kedudukan Komisi A DPRD Kota Malang. Ia juga memperkenalkan komposisi struktural personalia kepemimpinan yang bertugas di dalam komisi tersebut.

​”Ya, hari ini kita mengundang Ketua RW, LPMK, Kelurahan tangguh hingga BKM dari Kelurahan Tulusrejo untuk hadir di gedung DPRD Kota Malang karena keinginan masyarakat untuk mengetahui seperti apa sih kantor wakil rakyat. Mereka ingin sambang lah istilahnya karena selama ini tidak pernah tahu dan tidak pernah diajak untuk hadir di gedung DPRD kota Malang,” ujar Djoko Prihatin.

​Pria yang juga memimpin nakhoda Ketua Partai Golkar Kota Malang ini menguraikan tiga pilar utama kedewanan, yakni fungsi legislasi, penganggaran, hingga fungsi pengawasan, termasuk tata cara dewan dalam menampung dan menindaklanjuti setiap aduan yang masuk dari masyarakat.

​”Kami jelaskan kepada masyarakat sehingga mereka tahu betul tugas-tugas dan pokok kami di Komisi A. Di luar melaksanakan tugas di Komisi A, kami juga bisa berbagi tugas di Komisi-Komisi yang lain karena di fraksi kami ada teman-teman kami yang berada di Komisi-Komisi lain. Dan mungkin saya bilang ini kunjungan yang pertama kali Ketua RW di satu kelurahan secara serentak hadir di gedung DPRD Kota Malang,” kata Djoko Prihatin menambahkan.

​Langkah keterbukaan dari jajaran Komisi A ini mendapat respon positif dari pihak warga. Ditemui setelah sesi diskusi berakhir, Ketua LPMK Kelurahan Tulusrejo, Iwan Wiseno, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kesempatan yang diberikan kepada perwakilan lembaga kelurahan untuk berdiskusi di dalam lingkar gedung dewan.

​”Pertemuan seperti ini sangat bagus sekali dan penting karena dengan pertemuan semacam ini akan banyak digali aspirasi dari masyarakat yang dapat diketahui langsung oleh anggota komisi A DPRD Kota Malang dalam hal ini Pak Djoko Prihatin selaku Wakil Ketua komisi A,” ucap Iwan Wiseno.

​Iwan menguraikan bahwa dialog interaktif semacam ini membuka cakrawala baru bagi para pemangku wilayah di tingkat terbawah. Melalui penjelasan langsung, mereka kini dapat memahami alur kerja birokrasi legislatif serta bagaimana sebuah aspirasi dari tingkat rukun warga dikawal hingga menjadi sebuah produk kebijakan daerah.

​”Kita jadi mengetahui seperti apa yang anggota DPRD kerjakan, bagaimana bekerjanya, dan dengan siapa saja bekerja itu ditunjukkan kepada kami. Sehingga kami mengetahui apa saja keluhan atau aspirasi masyarakat itu diproses di gedung DPRD Kota Malang,” tutur Iwan Wiseno menutup pembicaraan. (A.Y)