Mahasiswa FTP UB bawa Video tentang Glintung Go Green menjadi nominator mewakili Indonesia

Baca Juga

Plt. Walikota Malang tawari Teh Pucuk Harum Gelar Event Kuliner Skala Nasional di Kota Malang

Kota Malang – Bertempat di lapangan Rampal kota Malang, event festival kuliner ‘Pucuk Coolinary Festival’ dibuka secara resmi sekitar...

1,5 Bulan Ini Naga Menghidupi Ibunya Seorang Diri

Anak 8,5 tahun mengemis untuk hidupi ibunya yang patah tulang korban kecelakaan. ADADIMALANG - Tidak ada yang menyangka bahwa roda...

Organisasi Pemuda Internasional AIESEC lakukan Studi Budaya ke KBP

Mahasiswa Asing mendominasi kunjungan studI budaya AIESEC ke Kampung Budaya Polowijen. Kota Malang - Didominasi oleh mahasiswa asing, orgaanisasi Association...

Kota Malang – Dalam rangka melakukan tindakan nyata dalam mengantisipasi dampak dari perubahan iklim (climate exchange) sebagai dampak pemanasan global (global warming), UNFCCC bersama dengan UNDP GEF melaksanakan kompetisi video Global Youth Video Competition 2018.

Ajang Global Youth Video Competition ini merupakan kegiatan tahunan dimana pada tahun 2018 ini merupakan tahun ketiga yang finalnya nanti akan diumumkan di Polandia.

Salah satu peserta Global Youth Video Competition tahun 2018 ini adalah Ulfatu Mahmudah, mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB) yang memilih menjadikan Kampung Glintung Go Green (Kampung3G) di kelurahan Purwantoro kota Malang sebagai salah satu jawaban atau solusi dari perubahan iklim.

“Ada Empat hal yang membuat saya akhirnya memilih Kampung 3G sebagai materi video karena di Kampung 3G itu ada Empat hal yang menjadi kunci utama jawaban perubahan iklim seperti adanya Biopori, Teknologi Pycohydro, Bank Sampah dan Agriculture Vertical Farming. Dimana Empat hal tersebut berjaan secara berkesinambungan dan sejalan saling mendukung,” ungkap Ulfatu Mahmudah.

Dari kompetisi Global Youth Video Competition tahun 2018 ini ada lebih dari 300 peserta yang menjadi peserta kompetisi dan terpilih 40 video yang akan mengikuti babak selanjutnya.

“Dari 40 video tersebut, video tentang Glintung Go Green dari Indonesia alhamdulillah berhasil lolos dan menjadi satu-satunya video dari Indonesia yang menjadi nominator. Hingga hari ini, posisi video Glintung Go Green ini sudah menduduki posisi ketiga setelah Negara Benin,” ujar Ulfatu Mahmuda kepada reporter ADADIMALANG, Minggu (14/10).

Terkait dengan hal tersebut, Ulfatul Mahmuda berharap semua warga Indonesia bisa menonton video di youtube dengan membuka link bit.ly/KITASATUINDONESIA dan menontonnya tanpa di jeda (pause) ataupun dan percepat sehingga akan mendapatkan poin vote satu.

“Jika semua warga negara Indonesia bersatu memberikan dukungan dengan cara menonton video tersebut, Insha Allah video dari Indonesia akan berada di urutan pertama dan menjadi juara,” ungkap Ulfatu Mahmudah.

Beberapa penggalangan dukungan selain dilakukan oleh Ulfatu Mahmudah sebagai peserta lomba, juga dilakukan oleh inisiator Kampung Glintung Go Green, Bambang Irianto yang melakukan kordinasi dengan semua jaringan Kampung 3G.

Bahkan beberapa kunjungan ke Kampung 3G dari daerah lain juga mendapatkan sosialisasi tentang kompetisi Global Youth Video Competition hingga menonton bersama video Ulfatu Mahmudah dari smartphone masing-masing.

“Kali ini yang datang adalah dari rombongan kecamatan Tegalrejo Jogjakarta yang juga mendapatkan sosialisasi tentang kompetisi video dan langsung memberikan dukungan dengan menonton secara bersama-sama di sini,” ujar Bambang Irianto.

Selain itu, Bambang Irianto mengaku telah memberikan informasi tentang kompetisi tersebut hingga ke Kementerian Lingkungan Hidup dan jaringan serta tokoh-tokoh nasional untuk mendapatkan dukungan.

“Ini tidak berbicara tentang Kampung Glintung Go Green atau Kota Malang atau bahkan Jawa Timur, melainkan berbicara Indonesia. Dukungan kita akan mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional,” pungkas Bambang Irianto. (A.Y)

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

Trauma Healing, Wali Kota Sutiaji Beri Semangat untuk Tiga Anak Isoman

Sambang ke lokasi isoman dinilai menjadi upaya penyembuhan trauma pasien Covid-19. ADADIMALANG – Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji memberikan...

Proposal Dosen Dan Mahasiswa ITN Malang Lolos Raih Pendanaan

Laksanakan program Matching Fund Kedaireka, PHP2D dan PKM GT. ADADIMALANG – Meski masih dalam kondisi pandemi Covid-19, namun raihan prestasi tidak terhenti. Bahkan di kampus...

UB Distribusikan 79 Ekor Kambing dan 7 Sapi pada Idul Adha 1442 H

Tahun depan diharapkan dapat membagikan hingga ke wilayah Malang Selatan. ADADIMALANG - Universitas Brawijaya (UB) membagikan 79 ekor kambing dan 7 ekor sapi kepada 50...

Yayasan Wings Peduli Serahkan Donasi 1.500 Ton Beras Bagi Masyarakat Terdampak PPKM Darurat

Hari ini menyerahkan bantuan sebanyak 390.340 kilogram beras melalui Korem 083 Baladhika Jaya. ADADIMALANG - Berkolaborasi dengan Jajaran Korem di empat wilayah di Jawa Timur...

Satgas Covid-19 Alumni UB Merilis Aplikasi Isolasi Mandiri

Dapat dimanfaatkan guna memantau kondisi harian masyarakat yang terpapar Covid-19 dan tengah menjalankan isolasi mandiri. ADADIMALANG – Melonjaknya kasus paparan Virus Corona (Covid-19) yang melanda...
- Advertisement -

Berita Terkait