Takbir Keliling tidak diijinkan di kota Malang guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.

ADADIMALANG – Menjelang Malam Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dimana biasanya akan digelar takbir, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang menggelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri 1442 Hijriah tahun 2021.

Sebanyak 300 orang personel gabungan dari Polri, TNI, satpol PP, Dinas Perhubungan dan Organisasi Masyarakat (ormas) mengikuti apel tersebut dan siap bertugas dalam pengamanan Malam Takbiran.

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji menyampaikan pentingnya penguatan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro saat ini dilaksanakan.

Concernnya adalah di PPKM Mikro yang dikuatkan. Testing dikuatkan lalu setelah itu tracing,” ujar Wali Kota Malang yang akrab disapa Sam Sutiaji ini.

Terkait ziarah makam yang biasa dilakukan warga sebelum Hari Raya Idul Fitri, Wali Kota Sutiaji mengharapkan warga masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan karena masih dalam kondisi pandemi covid-19.

“Tetap dibolehkan diharapkan menjaga protokol covid-19,” ungkap Wali Kota Sutiaji.

Sementara itu, Apel Gelar Pasukan Kesiapan Pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri 1442 Hijriah kali ini dipimpin oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus H. Simarmata.

“Kita akan laksanakan patroli skala besar dengan personel gabungan baik dari Polresta Malang kota,Denpom, Kodim 0833, Satbrimob dan Satpol PP Kota Malang. Jika nanti kita temukan takbir keliling maka akan kita kembalikan atau kita pulangkan,” ungkap Kapolresta Malang Kota.

Menurut Kapolresta Malang Kota, pihaknya akan melakukan penyekatan pada beberapa ruas jalan.

“Di seluruh wilayah Jawa Timur juga tidak dilaksanakan takbir keliling, tetapi untuk pelaksanaan Sholat Idul Fitri besok itu akan dilaksanakan dengan kapasitas yang sudah disepakati  50 persen dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19,” tambah Kombes Leonardus H. Simarmata. (A.Y)