Hadiri acara halal bihalal P3KM dengan penuh keakraban.
ADADIMALANG – Setelah momen politik pendaftaran Bakal Calon Anggota DPRD/Legislatif (Bacaleg) kota Malang berakhir hari Minggu lalu (14/05/2023), tiga tokoh Kota Malang diketahui bertemu di Pasar Sukun Kota Malang siang tadi, Selasa (16/05/2023).
Tiga tokoh kota Malang yang sangat kental dengan nuansa politik dalam meraih posisi dan jabatannya ini bertemu dalam kegiatan Halal Bihalal Paguyuban Pedagang Pasar Kota Malang (P3KM) di Pasar Sukun kota Malang. Tiga tokoh ini adalah Wakil Wali Kota Malang Ir H. Sofyan Edi Jarwoko, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika dan Mantan Wali Kota Malang Abah Anton.
Wakil Wali Kota Sofyan Edi hadir terlebih dahulu di Pasar Sukun mengingat kegiatan tersebut sudah diagendakan untuk dihadiri oleh Sofyan Edi Jarwoko. Tak lama setelah Sofyan Edi hadir, Mantan Wali Kota Malang Abah Anton juga hadir di lokasi yang disambut hangat oleh para pedagang pasar seKota Malang. Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika hadir di lokasi kegiatan sesaat setelah acara dimulai.
Ketiga tokoh Kota Malang tersebut nampak akrab dan saling bicara di sela-sela kegiatan halal bihalal P3KM tersebut, tidak nampak ada rasa canggung atau jaga jarak antar ketiganya.
Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika yang pertama kali ditemui menyatakan dirinya diundang P3KM dan tidak mengetahui siapa saja yang diundang.
“Kebetulan saya ada waktu sehingga dapat hadir di sini. Senang juga dapat bertemu pak Wakil Wali Kota dan juga Abah Anton di sini. PErtemuan ini jangan diartikan yang tidak-tidak ya, ini halal bihalal,” pungkas Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, SE., MM.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang yang akrab disapa Bung Edi juga menyatakan hal senada dengan Ketua DPRD Kota Malang.
“Kebetulan Ketua P3KM yang mengundang saya sebagai Wakil Wali Kota dan ternyata Ketua DPRD dan Abah Anton juga diundang. Karena Abah Anton ini kan seorang tokoh sehingga tidak ada masalah jika diundang dan hadir untuk bersilahturahmi dan tidak ada persoalan-persoalan lain. Ini murni halal bihalal,” ujar Sofyan Edi Jarwoko.
Ditemui saat hendak meninggalkan pasar Sukun, Abah Anton menegaskan dirinya juga mendapatkan undangan dari P3KM dan sengaja hadir mengingat antara dirinya dan Sofyan Edi Jarwoko merupakan teman sekolah.
“Jadi kalau saya dengan pak Edi itu ada ikatan historis dan saya tidak ada masalah dengan beliau. Kebetulan juga pak Made kok diundang sehingga kita bertiga hadir dan bertemu disini,” tukas pria ramah senyum ini.
Ditanya apakah dirinya kangen kegiatan blusuk’an yang dulu kerap dilakukannya, Abah Anton menyampaikan akan sangat senang sekali jika eksekutif dan legislative juga sering blusuk’an sehingga dapat bertemu masyarakat secara langsung.
“Wah saya senang sekali tadi dapat bertemu, bercanda dan juga bernyanyi bersama warga masyarakat. Rindu juga ya blusuk’an seperti dulu,” ungkap mantan Wali Kota Malang ini.
Melihat tiga tokoh besar Kota Malang ini mau menghadiri undangan P3KM, para pedagang merasa mendapat perhatian dari berbagai pihak dan merasa dekat dengan para pengambil kebijakan dan tokoh masyarakat tersebut.
Sofyan Edi Jarwoko dan Abah Anton bahkan didapuk untuk bernyanyi bersama dengan para pedagang yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Abah Anton merakyat, kita semua mendukung beliau,” ujar salah satu pedagang yang ikut bernyanyi.
Selain dihadiri para pedagang pasar seKota Malang, berbagai tokoh masyarakat juga hadir termasuk Muhammad Anas yang masuk dalam tokoh muda kecamatan Sukun Kota Malang. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.