Perusahaan CHECC akan melakukan kunjungan balasan pada bulan Juli 2023 mendatang.
ADADIMALANG Beijing – Dalam rangkaian kunjungan ke Kota Beijing Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji memanfaatkan momen tersebut guna belajar serta menggali potensi dan peluang positif dalam kunjungan tersebut. Hal tersebut tetap dilakukan meski Wali Kota Sutiaji saat ini telah memasuki periode terakhir dalam memimpin kota Malang.
Setelah sehari sebelumnya Wali Kota Sutiaji beserta rombongan diterima secara resmi oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok Bapak Djauhari Oratmangun beserta unsur pimpinan KBRI, Wali Kota Sutiaji beserta rombongan melanjutkan rangkaian kegiatan dan berkesempatan bertemu perusahaan Highway Engineering Consultant Corporation (CHECC) pagi tadi, Jum’at (09/06/2023) waktu setempat.
Kedatangan rombongan Wali Kota Sutiaji ini diterima langsung oleh Managing Director CHECC didampingi jajarannya, dimana kunjungan tersebut diawali dengan pemaparan profil Kota Malang oleh Wali Kota Sutiaji khususnya menyangkut infrastruktur, termasuk permasalahan, tantangan dan peluang dalam proses manajemen dan pengelolaan infrastruktur.
Sebaliknya, Managing director CHECC juga memaparkan product knowledge perusahaan yang bergerak di bidang layanan infrastruktur itu dan kedua belah pihak juga sepakat untuk melangkah ke arah yang lebih konkret dalam bentuk penandatanganan MoU oleh kedua belah pihak.

Dihubungi melalui telepon, mengawali percakapannya, Sutiaji menjelaskan misi yang ingin di dapat dalam kunjungannya ke Beijing ini. Sutiaji menjelaskan, Tiongkok merupakan negara produsen terbesar ke 2 di dunia dan hegemoninya memberikan dampak yang luar biasa dalam dunia ekonomi global.
Melalui sambungan telepon, Wali Kota Sutiaji menyampaikan kali ini merupakan kali pertama dirinya mempromosikan potensi kota Malang di level internasional selama dirinya menjabat sebagai Wali Kota Malang.
“Pertama, ini kesempatan yang baik, Tiongkok ini hegemoninya luar biasa sebagai sebuah negara dengan potensi yang luar biasa juga dan merupakan negara produsen kedua terbesar di dunia. Kedua, ini juga kesempatan pertama saya selama menjabat sebagai Wali Kota, maka saya perlu menimba ilmu dan menggali potensi investasi, kita kenalkan potensi yang kita punya, harapannya ada kelanjutan dan bisa kita bawa kemungkinan investasi,” ungkap Wali Kota Sutiaji.
Ditanya tentang detail MoU dengan CHECC, Wali Kota Sutiaji menjelaskan MoU yang dijalin ini sebagai langkah awal terkait dengan potensi menjajaki kerjasama dalam hal infrastruktur yang nantinya pihak CHECC akan mengunjungi Kota Malang pada bulan Juli mendatang untuk melihat kondisi Kota Malang.
“Belum secara detail, yang jelas terkait infrastruktur, tapi InsyaAllah Juli nanti pihak CHECC akan ke Malang, nanti bisa lebih spesifik kalau sudah ketemu di Malang untuk melakukan pendalaman teknis dan Letter of Interest dengan perangkat daerah kami,” pungkas Wali Kota Sutiaji.
Rencananya Sabtu besok (10/06/2023), rombongan Wali Kota Malang ini dijadwalkan akan menghadiri acara inti Indonesia Fair yang diadakan di KBRI Cina, dimana momen Indonesia Fair tersebut akan dimanfaatkan Wali Kota Sutiaji untuk mempromosikan produk UMKM dan Budaya Kota Malang. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.