ADADIMALANG.COM | Kota Malang – Setelah empat tahun menjalankan bisnis kuliner Takoyaki bersama dua orang teman dekatnya, dan sempat terdampak pandemi Covid-19, ternyata tidak menyurutkan tekad Allegheno Dito Ananto untuk terus menggeluti bisnis kuliner khas Jepang tersebut.
Bahkan di tahun 2024 ini, bisnis yang awalnya hanya Takoyaki Food&Beverage Corner tersebut, kini berkembang pesat dengan menjajagi bidang yang baru yakni penginapan dengan konsep hotel syariah.
Menariknya, Hotel Syariah yang ada di jalan Bungur ini memiliki nama ONOTAKI Inn ini memang mengusung tema nuansa Jepang di setiap kamar dan juga restoran yang berada di areal hotel tersebut dengan nama Onoishi-Ya Resutoran.
Mengusung tema Jepang, ONOTAKI Inn menawarkan fasilitas restroran di lantai satu yang dapat dinikmati oleh tamu hotel ataupun masyarakat umum yang ingin menikmati sajian khas Jepang seperti Takoyaki, Gyoza dan lain sebagainya.

Delapan kamar dengan tipe Standar, Deluxe dan Junior Suite benar-benar menyajikan nuansa dan suasana khas Jepang, sehingga masyarakat yang menginap akan benar-benar mendapatkan suasana yang berbeda dari biasanya.
“Hotel ini berawal dari bisnis usaha Takoyaki dan beragam varian minuman yang dirintis oleh ayahnya, yang kemudian dikembangkan menjadi syariah boutique hotel, mengingat di daerah tersebut jarang terdapat penginapan seperti hotel yang memiliki konsep syariah untuk keluarga,” ujar pemilik sekaligus Direktur ONOTAKI Inn, Allegheno Dito Ananto.
Sebelum menjadi Hotel Syariah, ide membangun tempat indekos juga sempat akan diwujudkan. Namun karena bisnis indekos saat ini dinilai cukup rawan dengan segala macam kejadian yang sering atau pernah terjadi di tempat indekos lainnya, akhirnya Hotel Syariah menjadi keputusan akhir bisnis keluarga tersebut dijalankan.

Ditanya mengapa menerapkan nuansa Jepang di setiap kamar hotelnya, Dito menegaskan dirinya memang menyukai berbagai hal yang berbau Jepang sejak dirinya kecil.
“Namun sejujurnya budaya Jepang banyak menginspirasi saya seperti kebiasaan bersih, kerja keras dan juga ulet orangnya. Kemudian saya membuat konsep ala-ala Jepang di setiap kamar hotel ini,” ujar Dito.
Di lantai empat pihak manajemen hotel juga menyediakan cafe dan juga rooftop yang dapat dinikmati menikmati senja bersama orang-orang terdekat.
“Untuk restoran dan cafe itu dapat dipergunakan juga oleh masyarakat umum atau yang tidak menginap di hotel kami. Ini menjadi pilihan untuk menikmati sore hari ya sembari menikmati pemandangan Kota Malang dari atas sini,” ungkap Dito.
Bisnis Takoyaki sebagai bisnis awal menjadi semakin besar dan berkembang dengan menjadi Onoishi-Ya Resutoran yang beroperasional mulai pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB, yang juga menyediakan fasilitas ruang meeting tetap dengan nuansa Jepang di dalamnya.
Acara grand launching ONOTAKI Inn ini cukup meriah dengan dihadiri perwakilan warga masyarakat sekitar, pengurus RT dan RW setempat hingga Lurah dan juga berbagai kolega dari dunia perbankan di Malang Raya serta ulama.
Seremonial peresmian diwujudkan dengan pemotongan bunga rampai oleh Allegheno Dito Ananto dan keluarga besarnya yang dilanjutkan dengan room tour para undangan melihat suasana dan berbagai fasilitas di ONOTAKI Inn tersebut.
Sementara itu ditemui usai grand launching ONOTAKI Inn tersenbut, Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang yakni Agoes Basoeki,S.H., SST.Par., menyampaikan ucapan selamat atas beroperasionalnya Hotel Syariah ONOTAKI Inn di Kota Malang ini yang akan menambah kuota kamar saat ada berbagai even atau kegiatan di kota Malang.
“Dan atas inisiatifnya sendiri ONOTAKI Inn secara resmi mulai bulan Oktober 2024 ini telah menjadi anggota dari PHRI Kota Malang.Selamat dan sukses selalu ya,” harap Ketua PHRI Kota Malang, Agoes Basoeki. (A.Y)
