Kota Malang | ADADIMALANG.COM – Dunia pernikahan terus berkembang seiring waktu, dan tahun 2025 menjadi saksi bagaimana tren pernikahan kini semakin personal, unik, dan eksklusif. Hal ini tercermin dari ajang Tugu Serenity 2025 yang berlangsung di Hotel Tugu Malang pada tanggal 3 hingga 6 Juli 2025, dengan menghadirkan lebih dari 15 vendor pernikahan terkemuka.
Mengusung tema “A Destination Wedding Showcase”, acara ini merupakan kolaborasi antara dua Wedding Organizer profesional, Kisah Kita dan Sido Rabi yang berkolaborasi dengan Hotel Tugu Malang sebagai tuan rumah.
Menurut Aloysius Anggiasta, pemilik Kisah Kita Wedding Organizer, pergeseran tren pernikahan di 2025 semakin terlihat. Kini, bukan lagi orang tua yang mendominasi permintaan prosesi adat dalam pernikahan, tetapi justru pasangan calon pengantin itu sendiri yang menginginkannya.
“Jadi ada tren baru yang berkembang saat ini. Konsep pernikahan dengan nuansa adat atau gaya modern masih diminati, tapi pernikahan dengan konsep intim dan destination wedding juga mulai digemari. Seperti yang dilakukan beberapa artis tanah air, kini makin banyak pasangan yang mengadopsinya,” ujar Aloysius Anggiasta.
Ia menambahkan, tidak sedikit juga pasangan yang lebih memilih pernikahan modern bergaya minimalis. Namun, nilai budaya tetap tidak ditinggalkan.
Hal serupa disampaikan oleh Kiki Indah Permata, pemilik Sido Rabi Wedding Organizer. Ia menegaskan bahwa pernikahan dengan konsep intimate seringkali disalahartikan sebagai pernikahan sederhana.
“Pernikahan intimate itu berbeda dengan pernikahan sederhana. Meskipun hanya mengundang keluarga atau sahabat dekat, pelayanan kepada tamu tetap diberikan dengan kualitas yang sesuai ekspektasi pengantin,” ujar Kiki.

Alasan Memilih Hotel Tugu Malang sebagai Lokasi Tugu Serenity 2025
Sebagai ajang yang mempromosikan konsep destination wedding, lokasi acara dipilih dengan sangat selektif. Hotel Tugu Malang menjadi pilihan utama, bukan hanya karena lokasinya yang strategis di pusat kota, tetapi juga karena nilai sejarah dan fasilitas unik yang dimilikinya.
“Kami ingin memperkenalkan Malang Raya sebagai tujuan pernikahan yang menjanjikan. Hotel Tugu Malang memiliki banyak spot menarik untuk dijadikan lokasi pernikahan dan menyasar segmen premium,” jelas Kiki.
Hotel yang berada di depan Alun-Alun Tugu Malang ini juga menyimpan nilai historis tinggi. Terletak tak jauh dari Stasiun Kota Baru kota Malang, dan bersebelahan dengan Pusat Pemerintahan Daerah kota Malang yakni Balaikota Malang dan Gedung DPRD Kota Malang, Hotel Tugu Malang berhadapan dengan Alun-Alun Tugu Malang yang memiliki nilai historis tinggi dari kota Malang dan juga Indonesia. Mengingat Alun-Alun Tugu Malang ini diresmikan oleh Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno.
Ditemui di momen pembukaan Tugu Serenity, Secretary Sales Hotel Tugu Malang yakni Dyta Andreane menyampaikan selama ini kebanyakan calon pengantin atau keluarganya yang datang langsung ke Hotel Tugu Malang dan mengadakan pernikahan tanpa melibatkan wedding organizer.
Melalui ajang Tugu Serenity kali ini, Dyta menegaskan Hotel Tugu Malang mengajak berbagai pihak yang terkait dengan pernikahan untuk berkolaborasi dengan Hotel Tugu Malang dengan memberikan special rate untuk pelaksanaan pernikahan di Hotel Tugu Malang.
“Tentunya selama pelaksanaan Tugu Serenity ini, Hotel Tugu Malang juga memberikan special rate ya. Jadi jangan sampai dilewatkan begitu saja ya,” pungkas Dyta.

Pelaksanaan Tugu Serenity ini juga mendapat apresiasi positif dari berbagai vendir pernikahan. Salah satunya adalah D Event Styling, dimana Priscilla Odilia menyampaikan apresiasinya atas gelaran Tugu Serenity di Hotel Tugu Malang kali ini.
“Dengan adanya Tugu Serenity ini, kita utamanya dapat membuka koneksi baru ya. Termasuk menunjukkan secara real bagaimana hasil dekorasi yang kita buat, karena kalau memang hanya dilihat dari foto itu orang tidak bisa in touch langsung. Tapi dengan adanya pameran itu suatu wadah buat kita kenalan sama banyak orang, membuka peluang yang baru juga, terus kita juga mempresentasikan seperti apa pekerjaan kita secara real time dan dilihat secara langsung,” ungkap Priscilla.
Menurut perempuan berambut sebahu ini, D Event Styling kali ini menampilkan dekorasi yang menampilkan tema Peranakan.
“Jadi kali ini kita menampilkan dekorasi dengan perpaduan beberapa adat, kita mengangkat tema peranakan yang bisa diambil dari sisi Jawa, juga bisa dari sisi Cina juga,” tukas Priscilla. (A.Y)
