Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Ribuan pelajar dari berbagai daerah di Jawa dan Bali tumpah ruah di Sasana Budaya Universitas Negeri Malang pada Minggu, 27 Juli 2025. Mereka hadir dalam momen puncak Awarding Ceremony Festival Anak Berprestasi Indonesia (FABI) XIV, ajang tahunan bergengsi yang digelar oleh Emerald Education Center. FABI semakin diminati, dan menjadi wadah kompetisi akademik tingkat nasional untuk mata pelajaran matematika, sains, dan bahasa Inggris.

Tahun ini, FABI mencatatkan sejarah dengan lonjakan peserta yang luar biasa. Dari tahap seleksi yang digelar di 44 kota dan kabupaten di wilayah Jawa hingga Bali, terjaring sebanyak 5.421 finalis. Mereka kemudian bersaing ketat di Grand Final FABI XIV untuk merebut posisi 65 terbaik di tiap kategori.

“Jadi sebelumnya kami adakan seleksi di berbagai daerah, se-Jawa dan Bali, kemudian terpilihlah sekitar 5.421 finalis dari berbagai daerah. Dari jumlah tersebut, akan dipilih 65 besar per kategori. Misalnya medali emas 10 orang, perak 25, dan perunggu 30. Setiap kategori diisi sekitar 300 sampai 400 peserta,” jelas Arif Mustofa, Ketua Pelaksana FABI XIV sekaligus perwakilan dari Emerald Education Center.

Menurut Arif, peningkatan minat anak-anak untuk berkompetisi semakin terasa dari tahun ke tahun. Jika pada FABI XII jumlah peserta hanya sekitar seribu orang, maka kini angkanya melonjak drastis. Bahkan dibanding tahun lalu yang mencapai 3.400 peserta, edisi XIV ini mengalami peningkatan signifikan.

“Peningkatan tersebut mungkin karena minat anak-anak untuk mencoba hal baru semakin tinggi. Dan juga tentunya support dan dukungan dari orang tua yang ingin anaknya makin berprestasi dan mendapat pengalaman. Karena juara di daerah belum tentu juara di nasional,” tambahnya.

Dari total peserta, sekitar 20 hingga 30 persen merupakan peserta yang kembali ikut berkompetisi setelah pengalaman di tahun sebelumnya. Hal ini menandakan FABI bukan sekadar ajang lomba, tapi juga tempat tumbuhnya semangat belajar dan konsistensi dalam meraih prestasi.

Salah satu cerita inspiratif datang dari Alexa G. Almaira, siswi kelas VI SDIT Bina Insan, Madiun. Ia kembali mencetak prestasi membanggakan dengan menyabet medali emas untuk kategori sains level 3, menjadikannya dua tahun berturut-turut meraih gelar juara di ajang ini.

“Saya sangat senang bisa kembali meraih juara satu untuk kategori sains level 3,” ungkap Alexa usai menerima penghargaan.

Ibunya, Mira Dwi Riani, mengungkapkan bahwa keberhasilan putrinya bukan karena paksaan, tetapi murni dari minat pribadi Alexa yang penasaran dengan kompetisi semacam ini.

“Kalau di sekolahnya, Alexa menjadi satu-satunya murid yang mengikuti ajang FABI ini. Dan alhamdulillah setelah ikut kompetisi ini, Alexa jadi lebih gemar belajar dan mengerjakan soal karena merasa penasaran. Kebiasaan itu kemudian juga berpengaruh pada pencapaian nilai di sekolahnya. Alexa berhasil meraih ranking 1,” tutur Mira bangga.

FABI XIV bukan hanya soal medali, tetapi tentang wadah yang mendukung potensi anak-anak Indonesia untuk tampil dan bersinar. Di tengah persaingan yang sehat, para peserta belajar bahwa kemenangan tak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tapi juga kerja keras, dukungan keluarga, dan semangat pantang menyerah.

Emerald Education Center berharap, FABI akan terus menjadi jembatan bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman, dan membentuk mental juara sejak dini. (A.Y)