Kota Malang | ADADIMALANG.COM – Suara merdu penyanyi multitalenta asal Surabaya, Salsa Nadhif, memukau warga Malang dalam mini konser intim bertajuk “Kaleidoscope Night” di The Grove Cafe, Jalan Wilis, Malang, Selasa (29/07/2025) malam. Dalam gelaran ini, Salsa memperkenalkan single ciptaannya sendiri, “Kaleidoscope (I Don’t Remember How to Love So Free),” yang sarat makna personal.

Lagu berdurasi empat menit 55 detik ini, menurut Salsa, merupakan kisah tentang perjalanan penyembuhan diri dan keberanian untuk membuka hati kembali pada cinta yang tulus setelah melewati masa lalu yang penuh luka. “Lagu ini bercerita tentang perjalanan inner healing dan keberanian membuka hati untuk cinta baru yang lembut dan menyembuhkan di tengah masa lalu yang luka,” ungkap Salsa dalam sesi konferensi pers sebelum konser.

Kualitas vokal Salsa yang unik, berpadu dengan aransemen piano yang apik, menjadi daya tarik utama lagu ini. Hal tersebut diamini oleh Panji Sakti, pencipta lagu dan penyanyi ternama yang juga berperan sebagai produser Salsa Nadhif. Panji mengaku sangat tertarik dengan pemilihan lirik yang otentik dan tidak berlebihan dalam mengekspresikan romantisme di lagu “Kaleidoscope.”

“Kalau lagu ini diterima pasar itu menurut saya adalah bonus dan bukan goal’s utama, karena menurut saya yang penting adalah karya Salsa ini dapat keluar dari ‘rumahnya’ sendiri,” jelas Panji. Pria yang dikenal dengan lirik-lirik mendalamnya ini menambahkan bahwa peluncuran single ‘Kaleidoscope’ diharapkan dapat mendorong Salsa untuk mengeksplorasi dan menampilkan dirinya seutuhnya melalui berbagai talentanya. “Jadi tidak hanya melalui lukisan, ataupun mendesain baju saja, tetapi melalui tarik suara dan menulis lirik lagu ini Salsa menunjukkan dan menjadi dirinya sendiri,” tambahnya.

Dalam mini konsernya, Salsa membawakan “Kaleidoscope” dan beberapa lagu ciptaannya yang lain, ditemani oleh Panji Sakti. Acara di Malang ini menandai kali kedua lagu “Kaleidoscope” dirilis, setelah sebelumnya resmi diluncurkan secara online pada 11 Juli lalu di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, YouTube Music, Amazon Music, Tidal, Deezer, iHeart Radio, YouTube, TikTok, dan Instagram.

“Kaleidoscope Night kupersembahkan sebagai simbol kebangkitan diri. Karena Kaleidoscope Night kupersembahkan sebagai pendalaman emosi, cerita dan musik yang lahir dari kedalaman hatiku,” tegas Salsa. Ia juga mengakui bahwa proses penciptaan lagu “Kaleidoscope” merupakan bagian dari terapi penyembuhan yang dijalaninya, mengingat sebagian liriknya terinspirasi dari kisah nyata perjalanan hidupnya.

Melalui single “Kaleidoscope,” Salsa Nadhif ingin menyampaikan pesan penting kepada para pendengarnya agar jangan pernah takut untuk mencintai atau jatuh cinta lagi setelah mengalami kegagalan. (A.Y)