Kota Malang | ADADIMALANG.COM Proses pemilihan Direktur Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) memasuki tahap krusial. Setelah sebelumnya dilakukan pengundian nomor urut, empat bakal calon direktur hari ini, Rabu (06/08/2025), memaparkan visi dan misi mereka di hadapan sivitas akademika dalam sebuah forum terbuka di Graha POLINEMA.

Acara ini menjadi panggung penting bagi para kandidat untuk menyampaikan gagasan strategis mereka dalam memimpin POLINEMA lima tahun ke depan. Dihadiri oleh dosen, tenaga kependidikan (tendik), serta mahasiswa, sesi penyampaian visi misi berlangsung interaktif dan kondusif.

Berdasarkan hasil undian nomor urut yang telah dilakukan sebelumnya, Jaswadi, S.E., Ak., M.Si., DBA., CA., CPA. menjadi calon nomor urut 1 tampil pertama menyampaikan visinya. Ia disusul oleh Ir. Pipit Wahyu Nugroho, M.T., kemudian Ir. Supriatna Adhisuwignjo, S.T., M.T., dan ditutup oleh Mohamad Zenurianto, Dipi.Ing.HTL., MSc. Keempatnya mendapatkan durasi waktu yang sama untuk presentasi, dilanjutkan sesi tanya jawab dari peserta.

Yang menarik, suasana forum berjalan tanpa ketegangan berarti. Setiap pertanyaan yang diajukan oleh audiens bersifat konstruktif dan tidak menjatuhkan satu sama lain. Hal ini mencerminkan semangat demokratis dan intelektual di lingkungan kampus teknik vokasi tersebut.

Ketua Panitia Pemilihan Direktur POLINEMA, Ir. R. N. Akhsanu Takwim, S.T., M.T., menyampaikan apresiasinya atas kelancaran kegiatan.

“Alhamdulillah proses penyampaian visi-misi sudah selesai ya dan berjalan dengan lancar. Setelah ini nanti Senat Politeknik Negeri Malang pada pukul 13.00 WIB nanti akan melaksanakan proses penyaringan melalui rapat tertutup Senat,” ujar Akhsanu.

Menurut Akhsanu, dalam rapat tertutup itu Senat POLINEMA yang berjumlah 41 orang akan memilih tiga dari empat kandidat untuk melanjutkan ke tahap pemilihan akhir pada bulan September mendatang.

“Setelah terpilih tiga nama, maka kami akan mengirimkan berkas tiga nama yang lolos ke Kemendikti Saintek untuk menjadi bahan pertimbangan, mengingat pada saat pemilihan di September 2025 mendatang selain Senat, Kemendikti Saintek juga memiliki suara untuk memilih Bakal Calon Direktur POLINEMA,” lanjutnya.

Pemilihan akhir dijadwalkan berlangsung pada 10 September 2025 secara tertutup. Dalam tahapan ini, Senat POLINEMA akan memiliki hak suara sebesar 65 persen, sementara Kemendikti Saintek memegang 35 persen sisanya.

Tahapan demi tahapan yang dilalui menunjukkan komitmen POLINEMA untuk menjaga transparansi dan kualitas kepemimpinan di lingkungan pendidikan tinggi vokasi ini. Siapapun yang terpilih nanti, diharapkan mampu membawa perubahan positif dan menjawab tantangan dunia pendidikan ke depan. (A.Y)