Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Dinamika pemilihan Direktur Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) kian mengerucut. Setelah melewati tahap penyampaian visi dan misi, tiga nama resmi ditetapkan sebagai Calon Direktur POLINEMA yang akan melaju ke tahap pemilihan pada September 2025 mendatang.
Tahap penyampaian visi misi dilaksanakan pada Rabu, 6 Agustus 2025, secara terbuka di Graha POLINEMA. Suasana antusias tampak dari kehadiran para dosen, tenaga kependidikan, hingga perwakilan mahasiswa yang memenuhi ruangan untuk mendengarkan langsung gagasan empat bakal calon yang bersaing.
Empat nama yang tampil memaparkan visi dan misinya secara berurutan sesuai hasil undian adalah Jaswadi, S.E., Ak., M.Si., DBA., CA., CPA. menjadi calon nomor urut 1 tampil pertama menyampaikan visinya. Ia disusul oleh Ir. Pipit Wahyu Nugroho, M.T., kemudian Ir. Supriatna Adhisuwignjo, S.T., M.T., dan ditutup oleh Mohamad Zenurianto, Dipi.Ing.HTL., MSc.
Setiap kandidat diberi waktu yang sama untuk menyampaikan gagasan strategis mereka tentang masa depan POLINEMA, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif bersama audiens.
Usai pelaksanaan tahapan tersebut, Ketua Panitia Pemilihan Direktur POLINEMA, Ir. R. N. Akhsanu Takwim, S.T., M.T., menyatakan bahwa proses berjalan lancar dan penuh semangat demokrasi kampus.
“Setelah tahapan Penyampaian Visi Misi Bakal Calon Direktur POLINEMA ini selesai dilakukan, maka Senat POLINEMA pada pukul 13.00 WIB akan segera melakukan Sidang Tertutup untuk melakukan penyaringan Bakal Calon Direktur melalui tahapan yang kita sebut Penyaringan Calon Direktur,” ujar Akhsanu Takwim.
Melalui sidang tertutup yang dilakukan Senat POLINEMA, akhirnya diputuskan tiga nama Calon Direktur yang lolos ke tahap selanjutnya. Mereka adalah Ir. Supriatna Adhisuwignjo, S.T., M.T., Mohammad Zaenurianto, Dipl.Ing.HTL., M.Sc., dan Ir. Pipit Wahyu Nugroho, M.T. Ketiganya akan melaju ke proses pemilihan akhir yang dijadwalkan berlangsung pada September 2025.
Tahapan berikutnya akan melibatkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikti Saintek), mengingat mereka juga memiliki hak suara dalam pemilihan Direktur. Dalam proses pemilihan nanti, Senat POLINEMA memegang 65 persen suara, sementara Kemendikti Saintek menyumbang 35 persen suara.
“Jadi berkas ketiga Calon Direktur POLINEMA hasil Penyaringan ini akan kami kirimkan ke Kementerian untuk dipelajari dan menjadi bahan pertimbangan pihak Kemendikti Saintek. Mengingat saat Pemilihan bulan September 2025 mendatang, selain Senat POLINEMA yang akan melakukan Pemilihan Direktur, pihak Kementerian juga memiliki hak suara untuk memilih,” tambah Akhsanu Takwim.
Ia juga menegaskan bahwa perwakilan dari Kemendikti Saintek akan hadir langsung di kampus POLINEMA untuk memberikan suara pada hari pemilihan nanti.
Langkah berikutnya menjadi penentu siapa sosok yang akan memimpin POLINEMA ke depan kampus vokasi ternama yang menjadi tulang punggung pendidikan teknologi dan terapan di Malang Raya ini. (A.Y)
