Kota Batu | ADADIMALANG.COM – Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Tak hanya fokus pada skala lokal dan nasional, kampus ungu ini juga memperluas jaringannya hingga ke tingkat internasional.
Setelah sukses menggelar “17th ACLA And 3rd AAC International Symposium 2025” di Graha Pancasila Balaikota Among Tani, Kota Batu pagi tadi (28/08/2025) yang bekerja sama dengan International Cultural Foundation (ICF) dari Korea, serta ASEAN Cultural Landscape Association (ACLA) dan ASEAN Academy of Culture (AAC), kabar gembira datang untuk dunia pendidikan.
Dalam acara simposium yang dihadiri banyak akademisi dan praktisi dari dalam dan luar negeri tersebut, terungkap ada rencana besar UNITRI Malang untuk membuka program studi (prodi) baru dengan standar internasional.
“Secara khusus, Chairman International Cultural Foundation (ICF) tadi menyampaikan bahwa pihaknya akan menjalin kerja sama dengan UNITRI Malang untuk membuka program studi baru,” ungkap Dr. Erwin Ismu Wisnubroto, SP., M.Phil(Sc), selaku Wakil Rektor III UNITRI Malang.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini terjalin karena misi UNITRI untuk menyediakan “Education for All” sejalan dengan misi ICF dalam menghadirkan pendidikan tinggi berkualitas.
Meski belum memberikan detail spesifik, Dr. Erwin menyatakan prodi baru ini diharapkan dapat dibuka pada tahun 2026. Dengan adanya prodi berstandar internasional ini, mahasiswa di Malang Raya dan Jawa Timur tidak perlu lagi ke luar negeri untuk mendapatkan pendidikan berkualitas global.
“Nanti mereka akan dapat merasakan pertukaran pelajar dan memperoleh pengalaman dari dosen-dosen dari luar negeri yang mengajar di prodi baru UNITRI itu nantinya,” jelas Dr. Erwin. Ia optimistis, dengan pengalaman unik dan usianya yang telah mencapai 25 tahun, UNITRI Malang akan mampu naik ke level yang lebih baik.
Prodi baru ini menjadi bukti nyata komitmen UNITRI dalam mewujudkan misi “Education for All”, membuka akses pendidikan berstandar internasional bagi masyarakat Indonesia dari berbagai kondisi dan latar belakang. (A.Y)
