Kota Malang | ADADIMALANG.COM – Kualitas sarjana yang telah menyelesaikan pendidikannya di perguruan tinggi tentunya akan sangat dipengaruhi kualitas pendidikan yang diberikan. Salah satu faktor pendukung tingginya kualitas pendidikan adalah kompetensi dari para dosen pengajarnya.
Dalam rangka terus meningkatkan kapasitas dan kompetensinya menghadapi perkembangan teknologi dan era disrupsi saat ini, beberapa dosen dari kampus STIE Malangkuceçwara (ABM) Malang terus mengikuti berbagai kegiatan. Salah satunya adalah mengikuti kegiatan Free PPL yang dilaksanakan oleh Pengurus Wilayah Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Jawa Timur pagi tadi, Rabu (15/10/2025).
Terkait dengan hal tersebut, Wakil Ketua II STIE Malangkuceçwara, Dra. Istutik, Ak., MM., CA., CPA., menyampaikan kegiatan Free PPL yang dilaksanakan IAI Wilayah Jawa Timur ini juga sebagai rangkaian untuk persiapan rapat anggota IAI Jawa Timur.
“Kami sebagai dosen terutama dari STIE Malangkuceçwara itu kan memang dituntut untuk terus mengembangkan dan meningkatkan kompetensi ya, sehingga hari ini kami mengikuti kegiatan ini,” ungkap Istutik.
Mengikuti berbagai kegiatan untuk meningkatkan kompetensi menurut Istutik adalah sebuah keharusan bagi seorang pendidik, terlebih bagi dirinya dan dosen STIE Malangkuceçwara yang berprofesi sebagai Akuntan Pendidik.
“Selain itu kami sebagai Akuntan Pendidik juga ada tuntutan harus memenuhi 30 SKP setiap tahunnya, jika tidak maka gelar kami dapat dicabut. Tetapi ini bagus, karena kami akan terus update informasi sehingga pendidikan yang kkami berikan kepada mahasiswa akan relevan dengan kondisi terkini,” ungkap perempuan ramah ini.
Empat dosen STIE Malangkuceçwara mengikuti kegiatan Free PPL dari IAI Jawa Timur hari ini, meski satu orang harus mengikuti secara daring di kampus.
“Materinya cukup menarik ya tentang Data Driven Organization and Strategic Performance Managing System ini dapat mendukung keaktualan dosen dalam mengajar, termasuk banyak contoh seperti pengelolaan perguruan tinggi hingga pengelolaan organisasi atau entitas komersial ya sehingga tentunya bermanfaat bagi kami sebagai pengajar dan bagian dari manajemen perguruan tinggi di STIE Malangkuceçwara,” pungkas Dra Istutik. (A.Y)
