Kota Malang | ADADIMALANG.COM – Dengan tujuan mengefektifkan waktu dan mencari cara yang tepat untuk menatalaksana atau mengelola Sumber Daya Manusia (SDM) baik di usahanya sendiri dan juga karyawan di kampusnya, Wakil Rektor I Bidang Akademik Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Dr. Jimmy, S.T., M.T., memilih melanjutkan pendidikan sebagai Magister Manajemen di kampus STIE Malangkuceçwara.

Dengan pertimbangan kuliah dapat dilakukan secara hybrid dan menyesuaikan dengan padatnya jadwalnya sebagai Wakil Rektor, Dr. Jimmy memilih pendidikan di kampus  yang juga dikenal dengan sebutan ABM Malang ini.

Tak butuh waktu lama, Dr. Jimmy akhirnya mampu menyelesaikan pendidikannya dan mengikuti wisuda di ABM Malang pagi hari tadi, Sabtu (11/10/2025).

“Terima kasih kepada STIE Malangkuceçwara yang sudah dengan baik mendidik semua mahasiswa terutama S2, sehingga saya bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat buat implementasi di pekerjaan saya. Jadi saya di sini sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik di ITN Malang justru tertarik dengan mengelola atau memanajemen manusia itu seperti apa gitu ya, karena selama ini selain saya kerja di ITN, saya juga punya usaha bisnis di rumah dengan beberapa karyawan,” ungkap Dr. Jimmy.

Menurut Jimmy, dirinya mengalami tantangan dalam mengelola karyawannya termasuk cara memotivasi, memberikan reward, menilai karyawan secara ilmiah hingga cara memilih karyawan yang baik dan sesuai dengan kebutuhan usahanya.

“Selama ini saya mengelola usaha itu ya trial and error saja, dan ternyata kemudian di ITN juga karyawannya begitu banyak yang harus dikelola dengan baik. Selama ini juga trial and error. Saya memang orang teknik, saya tidak punya ilmunya. Belajar ilmu manajemen ini agar tahu bagaimana mengelola karyawan secara ilmiah sehingga mengurangi waktu saya yang terbuang untuk trial and error. Apa masalah-masalah yang sudah pernah saya ketemu di lapangan, kemudian dengan ilmu yang saya dapatkan di kampus ABM Malang ini ternyata cocok semua, jawabannya ketemu semua. Jadi ilmu yang saya dapat di kampus ABM ini benar-benar bermanfaat buat saya. Bukan hanya sebagai wawasan saja, tetapi bermanfaat untuk saya implementasikan di ITN Malang maupun di tempat usaha saya sendiri,” ungkap Dr. Jimmy.

Mengambil jurusan Manajemen Sumber Daya Manusia di angkatan 2023, Dr. Jimmy sengaja ingin belajar dari nol mengingat dirinya merasa tidak memiliki keilmuan dasar manajemen.

“Saya bukan jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), karena di sini saya bukan untuk mendapatkan gelar tapi saya ingin belajar ilmunya di sini. Sehingga saya mengikuti semua metode yang harus di sini, karena saya merasa saat mengalami kesulitan di usaha saya kemudian berpikir saya harus menempuh pendidikan lagi untuk mencari solusi dari permasalahan yang saya hadapi tersebut,” ungkap Dr. Jimmy.

Mengakhiri wawancara, Dr. Jimmy menegaskan belajar memang tidak ada habisnya sehingga meskipun dirinya berpendidikan dan bekerja di bidang teknik ternyata tetap harus mempelajari hal yang lain.

“Karena kita memang tidak bisa hidup hanya dengan ilmu teknik saja, semuanya perlu ya seperti manajemen SDM,  cara mengelola keuangan, berinvestasi dan banyak lainnya.Dan itu ternyata sudah terjawab saat belajar di kampus (STIE Malangkuceçwara) ini,” pungkas Dr. Jimmy menyemangati koleganya agar tetap menempuh pendidikan di tengah padatnya aktivitasnya. (A.Y)