Kota Malang | ADADIMALANG.COM – Wajah baru Alun-Alun Merdeka Malang setelah proses revitalisasi kini menjadi magnet luar biasa bagi warga lokal maupun wisatawan. Ruang terbuka hijau ini telah bertransformasi menjadi destinasi favorit yang menyegarkan di pusat kota Malang. Namun, di balik daya tarik estetikanya, muncul tantangan klasik yang perlu segera ditangani agar kenyamanan pengunjung tetap terjaga, yakni penataan pedagang kaki lima (PKL) dan manajemen parkir.
Pemerintah Kota Malang menyadari sepenuhnya bahwa kehadiran Alun-Alun yang lebih cantik akan memicu konsentrasi massa yang secara alami menarik minat para pedagang untuk mencari nafkah di sekitarnya. Untuk menjaga ketertiban tanpa mematikan ekonomi rakyat, langkah-langkah strategis mulai disiapkan.
Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM., menjelaskan bahwa proses penataan ini dilakukan secara terukur dan bertahap. Pihaknya tidak ingin terburu-buru tanpa perencanaan matang yang justru bisa menimbulkan masalah baru di kemudian hari.
“Sebagaimana yang pernah saya sampaikan, memang riilnya tidak secara merta ini selesai langsung ada penataan termasuk untuk tempat PKL. Secara bertahap kita juga mengkaji termasuk ada berapa alternatif untuk PKL. Kita tidak tinggal diam, pemerintah terhadir, bahwa terkait dengan PKL dan Parkir kita akan siapkan yang tidak jauh dari Alun-Alun Merdeka Malang ini,” ungkap Wahyu Hidayat.
Beberapa lokasi strategis saat ini sedang masuk dalam radar kajian pemerintah. Salah satu opsinya adalah memanfaatkan kawasan Splendid serta beberapa titik lain yang secara geografis masih terjangkau oleh para pengunjung Alun-Alun. (A.Y)
