Kota Malang | ADADIMALANG.COM – Pentingnya keselarasan antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan dunia pendidikan menjadi salah sorotan utama dalam kegiatan Skariga Merjos Lari 112 yang berlangsung di Lapangan Merjosari pagi tadi, Sabtu (25/04/2026). Ketua Komisi A DPRD Kota Malang yang hadir secara langsung di lokasi, Lelly Thresiyawati secara khusus meminta lembaga pendidikan untuk membangun kedekatan yang lebih erat dengan lembaga legislatif di kota Malang.
Kehadiran Lelly dalam acara yang diikuti lebih dari 1.800 siswa SMK PGRI 3 Malang tersebut bukan sekadar undangan seremonial, karena ia melihat adanya potensi besar dari inisiatif sekolah yang menggabungkan ujian fisik lari 5 kilometer dengan aksi nyata deklarasi pembatasan penggunaan plastik di lingkungan sekolah.

Lelly menilai langkah SMK PGRI 3 Malang yang mulai mewajibkan penggunaan tumbler bagi guru dan siswanya adalah gerakan luar biasa yang patut menjadi percontohan bagi sekolah sekolah lain di Kota Malang.
“Ini adalah satu gerakan yang sangat luar biasa, dimana kita harus bisa memberikan dukungan kepada SMK yang ada di kota Malang khususnya agar dapat mengikuti kegiatan, percontohan yang dilakukan oleh SMK PGRI 3 Malang ini. Harapannya tahun depan SMK PGRI 3 Kota Malang ini dapat berkolaborasi dengan DPRD Kota Malang, semoga kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini saja tetapi terus berkelanjutan,” ungkap Lelly.
Perempuan yang merupakan politisi Partai Gerindra kota Malang ini menekankan bahwa koordinasi antara sekolah dan DPRD merupakan kunci agar program pendidikan, terutama bagi siswa berprestasi dapat berjalan tepat sasaran. Menurutnya, banyak kebijakan daerah yang bersinggungan langsung dengan kehidupan pelajar, sehingga komunikasi dua arah sangat diperlukan.
“Banyak program dan kebijakan yang tentunya bersinggungan dengan para putra putri masyarakat yang masih menjadi pelajar. Semoga ke depan sekolah akan dapat lebih dekat dengan DPRD kota Malang agar setiap kebijakan yang dibuat juga diketahui dan dapat sesuai dengan kebutuhan para pelajar di kota Malang ini,” tambahnya.
Melalui sinergi ini, diharapkan aspirasi dari dunia pendidikan dapat diserap lebih cepat oleh parlemen untuk kemudian dituangkan dalam kebijakan yang mendukung perkembangan kualitas sumber daya manusia di Kota Malang. Upaya SMK PGRI 3 Malang dalam memulai budaya ramah lingkungan dan menjaga kebugaran siswa menjadi momentum bagi DPRD untuk terus mengawal kemajuan sektor pendidikan vokasi di wilayah tersebut. (A.Y)
