Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Pelaku usaha bakso sayur di Kota Malang mulai terdorong memanfaatkan platform digital untuk memperluas pasar. Salah satunya Reza Dwi Saputra, pemilik usaha Bakso Sayur yang memiliki dua gerai di jalan Jakarta dan jalan Saxophone Kota Malang, mengikuti pelatihan penjualan online sebagai langkah awal mengembangkan usahanya ke ranah digital yang digelar STIE Malangkuçeçwara (ABM) Malang.
Reza mengaku selama ini usahanya belum memanfaatkan layanan penjualan daring, baik melalui marketplace maupun platform pesan-antar makanan. Penjualan masih mengandalkan pelanggan yang datang langsung ke lokasi usaha.
“Saya masih belum terdaftar di online. Ini baru mau belajar daftar Shopee Food karena masih bingung mengelola antara penjualan online dan offline,” ujar Reza usai mengikuti pelatihan digitalisasi UMKM.
Pelatihan tersebut menjadi pengalaman baru baginya. Sebelumnya, ia hanya pernah mengikuti kegiatan yang bersifat sosialisasi tanpa pendampingan teknis terkait pemasaran digital.
Menurut Reza, perkembangan perilaku konsumen, khususnya kalangan mahasiswa dan anak muda yang semakin terbiasa memesan makanan secara online, menjadi alasan utama dirinya mulai beralih ke pemasaran digital.
Ia menilai layanan pemesanan online juga dapat menjadi solusi ketika kondisi cuaca tidak memungkinkan pelanggan datang langsung ke tempat usaha.
“Sekarang banyak anak muda yang belinya online. Apalagi kalau hujan, orang lebih memilih pesan dari rumah. Saya ingin mencoba bagaimana rasanya jualan secara online,” katanya.
Meski belum memanfaatkan layanan digital, Reza mengatakan penjualan usahanya selama ini berjalan cukup baik. Namun, ia berharap pemasaran secara online mampu meningkatkan jangkauan konsumen sekaligus memperkuat daya saing usaha bakso sayur yang dikelolanya.
Ia optimistis kehadiran di platform digital akan membuat produk bakso sayurnya lebih dikenal masyarakat, tidak hanya oleh pelanggan di sekitar lokasi usaha.
“Kalau online juga berjalan lancar, tentu akan kami lanjutkan. Harapannya semakin banyak orang yang tahu bakso sayur ini dan bisa memesan dari rumah,” ujarnya.
Usaha bakso sayur yang dijalankan Reza merupakan usaha keluarga yang telah dirintis ayahnya sejak ia masih kecil. Kini, usaha tersebut telah memiliki dua cabang dan seluruh produksi bakso masih dibuat secara mandiri.
Ke depan, Reza berharap usahanya terus berkembang sehingga mampu memiliki tempat usaha sendiri dan tidak lagi bergantung pada lokasi sewa.
“Harapan saya usaha ini bisa maju, berjalan lancar, dan suatu saat bisa punya tempat sendiri tanpa harus menyewa lagi,” tuturnya. (Ftm/A.Y)
