~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Ingin Hasilkan Lulusan Yang Dibutuhkan Dunia Industri, Polinema Gelar Workshop Evaluasi Pengembangan Kurikulum

Ingin Hasilkan Lulusan Yang Dibutuhkan Dunia Industri, Polinema Gelar Workshop Evaluasi Pengembangan Kurikulum

  • account_circle Agus Yuwono
  • calendar_month Kamis, 1 Agt 2019
  • visibility 407
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sebagai upaya menyesuaikan perubahan kebutuhan dunia industri di era revolusi industri 4.0.3

ADADIMALANG. Pendidikan – Dalam rangka menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri yang terus berkembang sesuai dengan revolusi industri 4.0 saat ini, Politeknik Negeri Malang (Polinema) melaksanakan perubahan dan pengembangan kurikulum ajar.

Pembantu Direktur I Polinema, Supriatna Adi Suwignjo perubahan dan pengembangan kurikulum ajar kepada para mahasiswa tersebut sudah dalam proses di semua program studi yang ada dan akan mulai diterapkan di tahun 2019 dan 2020 mendatang.

“Sebenarnya sudah semua dalam proses pengembangan kurikulum tersebut, tetapi masalah siap atau belum siapnya itu masih belum bisa saya katakan sudah siap 100 persen mengingat kondisi yang berbeda-beda di masing-masing program studi dan jurusan,” ujar Supriatna Adi Suwignjo usai membuka acara workshop evaluasi pengembangan kurikulum dn tracer study di Singhasari Resort kota Batu pagi hari tadi, Kamis (01/08).

Perubahan dan pengembangan kurikulum menurut Pembantu DIrektur I Polinema tersebut merupakan suatu keharusan mengingat perubahan yang ada saat ini berjalan begitu cepat dan sudah tidak bisa dihindari.

Pembantu Direktur I Polinema, Supriatna Adi Suwignjo

“Perubahan kurikulum juga mengikuti perubahan yang terjadi saat ini, termasuk juga kebijakan yang berubah terkait pendidikan vokasi seperti di Polinema ini yang harus menyiapkan SDM yang berkualitas dan kompetensi yang lebih baik sesuai dengan tuntutan perubahan di dunia kerja,” ujar Supriatna Adi Suwignjo.

Selain perubahan teknologi dan perubahan lainnya, saat ini Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) telah mensyaratkan agar pendidikan vokasi menggunakan kurikulum dua sistem dimana mahasiswa bisa melakukan pendidikan di kampus dan juga magang di dunia industri.

“Nantinya setelah magang di dunia industri maka para mahasiswa bisa mendapat sertifikat kompetensi yang bisa menjadi pendamping ijasah saat lulus yang akan sangat berguna nantinya,” ungkap Supriatna.

Kurikulum kedua yang harus diterapkan adalah model teaching factory dimana kampus tidak lagi hanya mengirimkan mahasiswanya ke dunia industri untuk magang saja, melainkan harus menghadirkan dunia industri ke dalam kampus meskipun dalam skala yang lebih kecil.

“Bisa dalam bentuk mini plant yang menunjukkan alur dan proses sesungguhnya suatu perusahaan atau industri tetapi dalam skala kecil. Ini masih sangat memungkinkan,” ujar Pembantu Direktur I Polinema yang ramah ini.

Dan kurikulum ketiga yang diharapkan juga diterapkan adalah model multi entry dan multi system dimana mahasiswa diberi kebebasan untuk menempuh pendidikan dengan jangka waktu yang lebih bebas karena faktor ekonomi dan lainnya.

“Nah pengembangan kurikulum ini diharapkan bisa menggabungkan ketiga kurikulum tersebut menjadi 1 kurikulum yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri dan juga regulasi yang ada,” pungkas Supriatna Adi Suwignjo.

Pelaksanaan workshop evaluasi kurikulum kali ini adalah jurusan Teknik Sipil Polinema yang mengundang dosen dan civitas akademika Teknik Sipil untuk melakukan pengembangan kurikulum seperti yang diharapkan.

“Workshop ini salah satu tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan para pengajar untuk membuat kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri saat ini,” ujar Kajur Teknik Sipil Polinema, Sumardi.

Selain itu, beberapa alumni Polinema yang sudah bekerja di dunia industri juga diundang untuk ikut sebagai salah satu bahan tracer study yang menjadi pertimbangan perubahan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. (A.Y)

  • Penulis: Agus Yuwono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ternyata Akuntansi Bisa Dipergunakan Untuk Penyelamatan Aset Bersejarah

    Ternyata Akuntansi Bisa Dipergunakan Untuk Penyelamatan Aset Bersejarah

    • calendar_month Selasa, 29 Jun 2021
    • account_circle redaksi
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Dosen dan alumni jurusan Akuntansi Universitas Negeri Malang sosialisasikan Perlakuan Akuntansi pada Aset Bersejarah. ADADIMALANG – Sejarah merupakan salah satu aset penting yang dimiliki oleh suatu bangsa ataupun negara. Hal ini disebabkan sejarah mampu menunjukkan bagaimana sebuah negara atau bangsa tersebut berdiri dan bertahan hingga saat ini. Oleh karenanya, berbagai aset bersejarah suatu negara menjadi suatu […]

  • Guru KB/BA Restu harus jalan kaki pagi dan siang setiap hari

    Guru KB/BA Restu harus jalan kaki pagi dan siang setiap hari

    • calendar_month Selasa, 22 Jan 2019
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 669
    • 0Komentar

    Pasca penetapan rekayasa lalu lintas di jalan Bandung, guru KB/BA Restu harus berjalan kaki ke sekolah. Kota Malang – Pasca penetapan rekayasa lalu lintas di jalan Bandung, guru KB/BA Restu harus berjalan kaki ke sekolah Para guru-guru KB/BA Restu harus berjalan disebabkan sekolah Kelompok Bermain / Bustanul Athfal (KB/BA) Restu di jalan Bandung tersebut tidak […]

  • Kapolresta Malang Kota, kombes Pol Budi Hermanto, SIK saat memberikan keterangan kepada wartawan (Foto : Agus Yuwono / AdaDiMalang.com)

    5 Polsek Di Kota Malang Dibuka Untuk Penitipan Kendaraan Masyarakat Yang Mudik

    • calendar_month Senin, 17 Apr 2023
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 214
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Dalam rangka membantu masyarakat untuk mengamankan barang berharganya selama ditinggal mudik, Kapolresta Malang Kota telah membuka 5 polsek yang ada di wilayahnya untuk menjadi lokasi penitipan kendaraan bermotor milik masyarakat Kota Malang yang akan mudik ke kampung halamannya. “Mulai hari ini saya sudah mengaktifkan 5 Polsek di Kota Malang sebagai tempat penitipan kendaraan […]

  • Pj Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM saat menghadiri Rakernas APEKSI yang digelar di Dome BSCC Balikpapan

    Mendagri Dorong Pemda Jadi Enterpreneur, Pj. Wali Kota Malang Kuatkan Kebijakan Kemandirian Fiskal

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 333
    • 0Komentar

    ADADIMALANG.COM | Balikpapan – Gelaran Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) resmi dimulai hari ini, Selasa (04/06/2024), dimana Penjabat (Pj) Pj Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM berkesempatan menghadiri Rakernas APEKSI yang digelar di Dome BSCC Balikpapan tersebut.  Mengusung tema ‘Kota Sejahtera Indonesia Maju’, Rakernas APEKSI dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir. […]

  • Spirit HUT Ke-78 RI Diharapkan Menjadi Momentum Civitas Akademika Polinema Berkontribusi Bagi Bangsa Dan Negara

    Spirit HUT Ke-78 RI Diharapkan Menjadi Momentum Civitas Akademika Polinema Berkontribusi Bagi Bangsa Dan Negara

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2023
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Paparkan berbagai prestasi yang berhasil diraih Polinema selama ini. ADADIMALANG.COM | Kampus Polinema – Peringatan HUT Ke-78 Republik Indonesia diharapkan dapat menjadi momentum bagi civitas akademika Politeknik Negeri Malang (Polinema) untuk turut berkontribusi bagi bangsa dan negara. Direktur Polinema, Supriatna Adhisuwignjo, ST., MT., menyampaikan rasa syukurnya karena civitas akademika Polinem dapat menggelar Upacara Bendera dalam […]

  • Salahsatu warega sekitar mengambil air di Tandon Betek dengan menggunakan galon air

    Paska Banjir, Warga Penanggungan Dan Sekitarnya Mulai Kesulitan Air

    • calendar_month Jumat, 5 Nov 2021
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Pipa Perumda Tugu Tirta Kota Malang terganggu banjir bandang Kota Batu. ADADIMALANG – Selain sebagian merasakan dampak langsung dari adanya banjir bandang yang terjadi di kota Batu Kamis kemarin (04/11/2021), warga Kelurahan Penanggungan dan sekitarnya rupanya juga masih harus merasakan dampak banjir dalam bentuk yang lain. Dampak banjir yang dirasakan warga ini adalah kesulitan mendapatkan air […]

expand_less