Kota Malang – Jika nama besar dan prestasi yang berhasil dicapai sudah terkenal dan diketahui khalayak ramai, apapun jabatan dan aktifitas yang tengah dilakukan akan tetap menjadi pusat perhatian.

Hal itu juga yang dialami oleh inisiator Kampung Glintung Go Green (Kampung 3G) yakni Bambang Irianto saat ini. Meski Bambang Irianto kini tak lagi menangani operasional Kampung 3G pasca turun dari jabatan sebagai Ketua Rw 23, kelurahan Purwantoro, kota Malang, namun tawaran mengisi pelbagai acara sebagai narasumber dan pemateri terus berdatangan.

“Banyak rencana kunjungan yang dibatalkan setelah tahu saya tidak lagi ngurusi kampung 3G, padahal sudah saya arahkan untuk menghubungi Ketua RW 23 yang baru. Jika tidak mengalihkan tujuannya ke Kampung Tematik lain, mereka justru datang ke rumah saya,” ungkap Bambang irianto.

Mendapatkan berbagai kunjungan ke kediamannya, membuat pria penerima Piala Kalpataru untuk Kategori Pembina Lingkungan ini mau tidak mau akhirnya menerima kunjungan para tamu rombongan di rumahnya yang beralamat di jalan Karya Timur Dalam II Kavling 5-6 kota Malang.

“Karena mereka (rombongan) bersikeras untuk menemui saya dan mendengarkan materi dari saya tentang Sejarah Lahirnya kampung 3G dan bagaimana kiat-kiat membangun negeri dari lorong-lorong kampung, jadilah saya terima mereka di rumah saya,” ungkap Bambang Irianto.

Hal tersebut seperti yang terjadi pada hari Sabtu (15/12) siang ini, dimana kediaman Bambang Irianto mendapat kunjungan dari Perangkat Desa Gunung Teguh kecamatan Sangkapura, kecamatan Gresik di pulau Bawean.

“Jadi awalnya mau datang ke Kampung 3G untuk belajar bagaimana strategi membangun desa wisata, sehingga saat mereka tahu saya sudah tidak menangani operasional Kampung 3G lagi mereka mengalihkan rencana kunjungannya ke rumah saya karena meteka membutuhkan ilmu tentang strategi membangun desa wisata seperti yang saya lakukan saat membangun Kampung 3G,” ujar Bambang Irianto.

Usai menerima perangkat desa dari Gunung Teguh kecamatan Sangkapura, kecamatan Gresik di pulau Bawean, Bambang Irianto sudah harus menerima kunjungan serupa dengan jumlah yang lebih banyak lagi dari rombongan daerah lainnya.

“Kali ini yang datang adalah para Pegiat Lingkungan dari kota Tenggarong kabupaten Kutai Kertanegara dimana mereka juga ingin mendapatkan sharing ilmu dan informasi bagaimana membangun desa wisata beserta strategi dan perencanaannya. Saya sebagai Penerima Kalpataru untuk Kategori  Pembina Lingkungan memiliki kewajiban untuk melakukan replikasi kampung 3G ke wilayah yang lain,” ujat Bambang Irianto di sela-sela menerima kunjungan.

Bambang tidak mempermasalahkan apakah rombongan akan tetap datang ke Kampung 3G atau ke rumah kediamannya, karena Bambang Irianto mengharapkan rombongan yang datang baik.ke Kampung 3G atau menemui dirinya di rumahnya akan mendapatkan ilmu dan kemanfaatan yang akan bisa diterapkan di daerahnya masing-masing. (A.Y)