Akan menyasar lembaga pendidikan sebagai sasaran sosialisasi dan workshop PP TPPO di tahun 2019 ini.
Kota Malang – Setelah melakukan pembentukan Komunitas Relawan PP TPPO di 5 kelurahan yang ada di kota Malang beberapa waktu lalu, Lembaga Perlindungan Anak (PA) kota Malang melakukan monitoring dan evaluasi pada siang hari ini, Selasa (08/01).
“Pada kegiatan siang hari ini kita menghadirkan Pimpinan Kelurahan di 5 Kelurahan yang menjadi pilot project pembentukan komunitas relawan
Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Orang (PP TPPO) serta anggota relawan PP TPPO untuk sama-sama melakukan evaluasi dan monitoring sejauh mana hasil setelah relawan PP TPPO tersebut dibentuk,” ujar Ketua LPA kota Malang, Djoko Nunang.
Dari hasil monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan hari ini Djoko Nunang berharapan bisa mengetahui langkah apa yang bisa diambil untuk perbaikan kinerja dan efektifitas komunitas relawan tersebut dalam mencegah dan menangani Tindak Pidana Perdagangan Orang di 5 kelurahan tersebut.
“Selain melakukan monitoring dan evaluasi, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) kota Malang juga memberikan beberapa dokumen seperti Pakta Integritas, X Banner untuk sosialisasi dan edukasi, SK Pembentukan dari masing-masing Lurah dan beberapa dokumen yang bisa menjadi acuan saat menghadapi Tindak Pidana Perdagangan Orang,” ujar Ketua LPA yang berkantor di bekas Bioskop Kelud ini.

Djoko Nunang juga memuji respon dari masyarakat di 5 kelurahan yang menjadi pilot project tersebut dimana salah satu pendorongnya adalah pembentukan komunitas relawan Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang tersebut dimotori oleh masing-masing Lurah di 5 wilayah.
“Harapannya dengan tingginya animo masyarakat ini maka bisa dilakukan pencegahan terjadinya Tindak Pidana Perdagangan Orang, mengingat pencegahan itu lebih penting daripada penanganannya,” ungkap Djoko Nunang.
Pasca melakukan pembentukan komunitas relawan PP TPPO di 5 kelurahan di kota Malang, Lembaga Perlindungan Anak kota Malang pada tahun tahun 2019 akan lebih banyak mengadakan workshop dan sosialisasi kepada lembaga-lembaga pendidikan yang ada di kota Malang.

“Kota Malang ini memiliki jumlah lembaga pendidikan yang sangat banyak yang bisa saja merupakan pintu masuk terjadinya Tindak Pidana Perdagangan Orang sehingga akan menjadi sasaran kami di tahun 2019 untuk sosialisasi dan workshop tentang PP TPPO. Selain kami berharap akan ada tambahan wilayah selain 5 kelurahan yang sudah membentuk komunitas relawan PP TPPO,” pungkas Nunang. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.