Relawan Malang Raya jemput warga kota Malang yang terlantar di Bali

Kota Malang – Melibatkan jaringan relawan yang ada di Jawa Timur, Relawan Malang Raya menjemput salah satu warga kota Malang yang sedang sakit dan terlantar di Bali.

Awal kegiatan penjemputan tersebut berasal dari beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan ada warga kota Malang yang sedang sakit dan terlantar di Bali.

Dari hasil penggalian data, warga kota Malang atas nama Endah Prihatin (39) tahun tersebut memiliki keluarga di daerah Muharto VII kota Malang.

“Setelah diteliti ternyata benar dan keluarganya juga ada akhirnya kita melakukan upaya penjemputan di RSUP Sanglah Denpasar Bali yang akan berangkat hari ini,” ujar Yuyun, salah satu anggota Relawan Malang Raya saat akan berangkat, Kamis (17/01).

Sebelum rombongan Relawan Malang Raya yang berjumlah sekitar 15 orang tersebut berangkat, mereka melakukan kordinasi dengan Dinas Sosial, Satuan Lalu Lintas Polres Malang Kota dan beberapa instansi lain.

Tim Relawan Berkordinasi dengan Satuan Lalu Lintas Polres Malang Kota sebelum berangkat

“Saat kami berangkat informasi dari Bali menyampaikan Endah dalam kondisi lingung dan sakit. Namun sesampainya kami di Bali ternyata yang bersangkutan sudah meninggal dunia,” ujar Yuyun.

Tim Relawan Berada Di RSUP Sanglah Denpasar, Pulau Bali

Dengan kawalan dan bantuan dari organisasi relawan yang ada di Jawa Timur dan Bali, Relawan Malang Raya akhirnya membawa jenasah Endah Prihatin untuk dimakamkan di Malang.

“Terimakasih untuk bantuan semua pihak sehingga salah satu tugas kami kali ini bisa berjalan lancar. Semoga bermanfaat bagi semua,” ungkap Yuyun yang tinggal di kecamatan Kedungkandang kota Malang ini.

Jenasah Endah Prihatin dibawa kembali ke kota Malang untuk diserahkan kepada keluarga

Sesampainya di Malang (18/01), jenasah Endah Prihatin langsung dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga. (A.Y)