Dirjen Ristek Dikti memuji upaya ITN Malang untuk mendekatkan mahasiswanya ke tempat ibadah.
Kabupaten Malang – Dirjen Ristek Dikti, M. Dimyati memuji upaya ITN Malang untuk mendekatkan mahasiswanya ke tempat ibadah.
Hal tersebut disampaikan M. Dimyati saat menghadiri Seminar Nasional Inovasi dan Aplikasi Teknologi di Industri (Seniati) IV di kampus II ITN Malang siang ini, Sabtu (02/02).
“Itu hal yang bagus ya, Indonesia ini memiliki keragaman dalam berbagai hal termasuk agama yang menjadi hal yang sensitif saat ini.Satu kampus yang menjadi tempat berkumpulnya mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan dengan nuansa keberagaman akan jadi lebih soft dalam menanggapi perbedaan,” ungkap Dimyati.
Menurut M. Dimyati hal itu akan berbeda dengan mahasiswa yang terbiasa hidup di lingkungan kampus yang seragam (homogen) yang cenderung lebih keras dan kaku dalam menghadapi perbedaan yang ada.
“Oleh karena itu, Menristekdikti juga tengah berupaya agar bisa merubah kampus-kampus yang homogen bisa menjadi lebih heterogen saat ini,” ungkap M. Dimyati.
Perlu diketahui, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang saat ini telah membangun tiga tempat ibadah di wilayah kampus dan lainnya sebagai upaya mendekatkan diri ke tempat ibadah.
“Masjid sudah ada, pembangunan Kapel sudah sekitar 60 persen dan pembangunan Pure sudah hamper 80 persen,” ungkap Rektor ITN Malang, Lalu Mulyadi.
Lalu Mulyadi berharap dengan didekatkan ke lokasi ibadah maka mahasiswa tetap bisa mendapatkan materi untuk memenuhi kebutuhan rohaninya.
“Intinya mahasiswa jangan sampai kering. Karena kalau sampai kering rohaninya dari sentuhan agama, maka akan cenderung menjadi lebih keras dan sulit menerima perbedaan yang ada,” pungkas Lalu Mulyadi. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.