Kabupaten Malang – Bersama Anggota DPR RI Komisi VII, Ridwan Hisjam, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) menyosialisasikan tentang bagaimana memanfaatkan tenaga nuklir bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang sehari-hari bermata pencaharian nelayan dan petani.

“Harapannya masyarakat bisa turut berpartisipasi dalam pengawasan pemanfaatan tenaga nuklir baik di bidang kesehatan, industri, penelitian, dan energi di Indonesia,” ujar Ridwan Hisjam dalam acara Diseminasi Iptek Pengawasan Tenaga Nuklir di Indonesia yang digelar di Desa Jambangan, Dampit, Kabupaten Malang hari ini, Kamis (21/02).

Politisi Partai Golkar tersebut juga menghimbau kepada pejabat dan perangkat desa serta tokoh masyarakat untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat di sekitarnya bahwa tenaga nuklir tidak hanya sebatas untuk penggunaan di bidang militer saja.

“Masyarakat harus sadar bahwa tenaga nuklir itu memiliki banyak manfaat seperti teknologi radiologi di bidang kesehatan,” lanjutnya.

Namun demikian, tenaga nuklir juga memiliki dua sisi yang berbeda. Bermanfaat juga beresiko dimana pemanfaatan dan antisipasi resiko nuklir menurut Ridwan Hisjam diserahkan ke Bapeten sebagai ahli nuklir.

Kegiatan yang dihadiri puluhan masyarakat tersebut juga dihadiri oleh Kepala Bagian Hukum Bapeten Indra Gunawan, perangkat desa dan tenaga pendidik. (A.Y)