ADADIMALANG. Instansi – Dalam rangka meningkatkan semangat cinta tanah air dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), perwakilan siswa dari beberapa sekolah setingkat SLTA mengikuti Penataran Kader Bela Negara di Dodik Bela Negara Rindam V Brawijaya.

Usai beberapa waktu menngikuti penataran, para siswa penataran bela Negara tersebut mengikuti Upacara Penutupan Penataran Kader Bela Negara bagi siswa setingkat SLTA tahun 2019 siang hari ini, Sabtu (22/06).

Nampak hadir dalam kegiatan penutupan tersebut Komandan Kodim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson bersama dengan Wadan Rindam V Brawijaya Kolonel Inf Sujarwo, Dan Dodik Belanegara Letkol Inf Yudi Biarto, Dan Dodikjur Rindam V Letkol. Inf. M. Rifa’i dan para Kepala Sekolah di wilayah Kota Malang.

Dalam amanat Panglima Kodam V Brawijaya yang dibacakan oleh Wadan Rindam V Brawijaya Kolonel Inf Sujarwo, disampaikan dengan selesainya kegiatan tersebut disampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada para kepala sekolah serta para pengajar.

“Saya berharap kegiatan penataran ini dapat ditindak lanjuti agar kegiatan ini dapat bermanfaat,” ujar Pangdam V Brawijaya dalam sambutannya.

Dengan pelaksanaan Penataran Kader Bela Negara bagi Siswa setingkat SLTA kali ini diharapkan para siswa SLTA sebagai warga negara memiliki panggilan jiwa untuk mempertahankan dan membela kedaulatan NKRI dengan didasari pengabdian yang tinggi, rela berkorban, disiplin dan mempunyai mental.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk, bimbingan dan kekuatannya kepada kita semua dalam melanjutkan pengabdian kepada Negara dan Bangsa yang kita Cintai,” ujar Kolonel Inf Sujarwo.

Sementara itu, Komandan Kodim 0833 Letkol Inf Tommy Anderson menyampaikan bahwa pendidikan bela negara sangatlah penting diberikan kepada generasi muda agar mengerti bagaimana mencintai bangsa, Negara dan tanah airnya.

“Dengan pendidikan ini maka bisa menumbuh rasa cinta tanah air, jiwa rela berkorban, disiplin yang tinggi untuk dapat berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negaranya,” pungkas Letkol Inf Tommy Anderson. (A.Y)