Kirim Sembilan atlet Bulutangkis ke Venue Porprov di Tuban
ADADIMALANG. Olahraga – Setelah rutin melaksanakan latihan pagi dan sore selama kurang lebih Enam bulan lamanya, Pengurus Persatuan Bukutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) kota Malang targetkan perolehan medali minimal satu perak dan satu perunggu.
Perolehan dua medali tersebut menurut Binpres dan Seksi Umum PBSI kota Malang, Eko Sutjahjo merupakan hal yang realistis untuk PBSI kota Malang saat ini.
“Target dua medali tersebut sangat realistis jika dibandingkan pada ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jatim sebelumnya dimana PBSI belum berhasil meraih satu medalipun,” ujar Eko Sutjahjo.
Saat ditanya perihal optimisme meraih target dua medali tersebut, Eko merasa sangat optimis mampu mengingat dua dari sembilan atlet yang dibawanya hari Sabtu mendatang (06/07) sudah terbiasa lolos ke babak semifinal ataupun final ajang pertandingan skala regional di Jawa Timur.
“Enrico Geralda dan Noval Hafiz Harianto sudah sering lolos ke babak semifinal dan final di Jawa Timur sehingga kami optimis bisa mencapai target minimum tersebut,” ungkap Eko yang juga akan turun sebagai pelatih di Porprov mendatang.
Di ajang Porprov Jatim kali ini, PBSI kota Malang menurunkan Sembilan atlet yakni enam putra dan tiga putri yang akan diturunkan di kelas Beregu Putra dan Beregu Putri, Tunggal Putra dan Tunggal Putri, Ganda Putra dan Ganda Putri serta Ganda Campuran.
“Pertandingan yang berpotensi meraih medali adalah kelas Tunggal Putra dengan atlet Enrico Geralda dan kelas Ganda Campuran antara Noval Hafiz Harianto yang dipasangkan dengan Ari Cahyaning,” ujar pria ramah ini.
Eko berharap dukungan dan doa warga kota Malang akan mengiringi keberangkatan Tim Bulutangkis dari kota Malang agar bisa meraih prestasi yang terbaik selama Porprov Jawa Timur mulai tanggal 6 Juli 2019-13 Juli 2019.
“Kami akan berangkat pada hari Sabtu tanggal 6 Juli 2019 langsung menuju ke Gedung Olah Raga (GOR) Ranggajaya Anoraga Tuban karena harus mengikuti Technical Meeting yang telah ditetapkan panitia pada tanggal 6 Juli 2019 siang,” ungkap Eko Sutjahjo mengakhiri wawancara di kantor KONI kota Malang siang tadi. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.