Relawan Malang Raya Bawa Siti Aisyiah Periksa Ke Dokter

Baca Juga

Plt. Walikota Malang tawari Teh Pucuk Harum Gelar Event Kuliner Skala Nasional di Kota Malang

Kota Malang – Bertempat di lapangan Rampal kota Malang, event festival kuliner ‘Pucuk Coolinary Festival’ dibuka secara resmi sekitar...

1,5 Bulan Ini Naga Menghidupi Ibunya Seorang Diri

Anak 8,5 tahun mengemis untuk hidupi ibunya yang patah tulang korban kecelakaan. ADADIMALANG - Tidak ada yang menyangka bahwa roda...

Organisasi Pemuda Internasional AIESEC lakukan Studi Budaya ke KBP

Mahasiswa Asing mendominasi kunjungan studI budaya AIESEC ke Kampung Budaya Polowijen. Kota Malang - Didominasi oleh mahasiswa asing, orgaanisasi Association...

Evakuasi korban kecelakaan yang dihidupi anaknya dari hasil mengemen dan mengemis.

ADADIMALANG – Mengetahui kondisi yang menimpa Siti Aisyah yang tidak mampu beraktivitas dan hanya mengandalkan anaknya yakni Naga untuk menyambung hidup sehari-hari, tim Relawan Malang Raya melaksanakan evakuasi terhadap Siti Aisyah malam hari ini, Sabtu (13/07).

Menurut salah satu relawan yang melakukan evakuasi yakni Yuning Kartikasari, melihat kondisi Siti Aisyah saat ini maka perlu segera dilakukan penanganan medis dalam bentuk pemeriksaan medis oleh dokter.

Disebabkan Siti Aisyah tidak bisa berpindah tempat dengan kondisinya saat ini, Yuning yang akrab disapa Yuyun ini akhirnya menghubungi jaringan relawan Malang Raya untuk mencari bantuan guna memindahkan Siti Aisyah dari kamar kosnya di lantai 2 menuju ke ambulance untuk dibawa ke dokter.

Menggunakan tandu yang menggunakan tandu, akhirnya Siti Aisyah berhasil dibawa ke ambulance dan segera diperiksa oleh dr Gunawan yang betpraktek di daerah Dau.

“Dokter Gunawan ini adalah dokter yang sering membantu para relawan dan tidak menarik biaya kepada pasien yang benar-benar berasal dari keluarga miskin,” ujar Yuyun.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Dr Gunawan Siti Aisyah didiagnosa mengalami fraktur tulang keluar dari pangkal pada bagian kaki sebelah kiri ataupun tangan sebelah kiri.

Usai dilakukan pemeriksaan oleh dr. Gunawan, para relawan Malang raya membawa kembali Siti Aisyah pulang ke tempat kosnya di jalan Borobudur 4B nomor 5 sekitar pukul 23.15 WIB malam tadi.

Dengan kondisi kamar kos yang ada di lantai dua proses membawa Siti Aisyah kembali ke kamarnya juga mengalami kesulitan memiliki kesulitan memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi.

“Sementara ini kami masih menunggu keluarnya surat rujukan bagi Siti Aisyah agar bisa segera mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujar Yuyun.

Rencananya, Relawan Malang Raya dan PWI Malang Raya akan melakukan penggalangan donasi melalui satu pintu, mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

“Sudah ada penggalangan dana dari para relawan Malang Raya yang nantinya akan dilaporkan secara transparan,” ungkap Yuyun. (A.Y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

Hakekat Memberi Adalah Menerima

Hikmah Ramadan Hari ke 27 ADADIMALANG - Tidak satu haripun di mana pada pagi harinya seorang hamba ada padanya melainkan...

Persada Hospital Kini Juga Melayani Orang Sehat

Luncurkan layanan Nutribite untuk memenuhi kebutuhan serat agar masyarakat tetap sehat. ADADIMALANG - Setelah melaunching Aesthetic Center sebagai layanan baru dalam hal menunjang keindahan wajah...

Libur Lebaran, Hawai Group Potong 45% Harga Tiket

Berlaku untuk semua wahana Hawai Group mulai tanggal 12 Mei hingga 23 Mei 2021. ADADIMALANG - Meski dalam kondisi pandemi Covid-19, namun momentum Hari Raya...

Perumda Tugu Tirta Gelar Istighotsah Dan Beri Tali Asih

Sebagai bagian Sambung Seduluran Saklawase. ADADIMALANG - Jajaran Direksi Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang bersama karyawan dan karyawati menggelar istighosah di Sumber Binangun,...

Dosen Polinema Ajarkan Inovasi Produksi Kripik Pepaya dan Jemblem

Termasuk melatih bagaimana memasarkan produk dagangan secara daring (online). ADADIMALANG - Meski masih dalam kondisi pandemi Covid-19, para dosen pendidik kampus Politeknik Negeri Malang (Polinema)...
- Advertisement -

Berita Terkait