Kulit Pisang Kepok Dapat Mencegah Terjadinya Kebotakan Rambut

Baca Juga

Plt. Walikota Malang tawari Teh Pucuk Harum Gelar Event Kuliner Skala Nasional di Kota Malang

Kota Malang – Bertempat di lapangan Rampal kota Malang, event festival kuliner ‘Pucuk Coolinary Festival’ dibuka secara resmi sekitar...

1,5 Bulan Ini Naga Menghidupi Ibunya Seorang Diri

Anak 8,5 tahun mengemis untuk hidupi ibunya yang patah tulang korban kecelakaan. ADADIMALANG - Tidak ada yang menyangka bahwa roda...

Organisasi Pemuda Internasional AIESEC lakukan Studi Budaya ke KBP

Mahasiswa Asing mendominasi kunjungan studI budaya AIESEC ke Kampung Budaya Polowijen. Kota Malang - Didominasi oleh mahasiswa asing, orgaanisasi Association...

Diolah dengan propolis menjadi produk yang diberi merek BIMOLIS.

ADADIMALANG – Ada pepatah yang menyatakan bahwa Rambut adalah mahkota. Tak dipungkiri bahwa rambut merupakan salah satu hal yang membuat penampilan seseorang menjadi lebih menarik, sehingga akan dirawat atau dijaga sebagai hal penting dalam kehidupan manusia saat ini.

Namun karena faktor kondisi tubuh atau faktor dari luar, rambut seseorang dapat berubah tidak lagi seperti yang diharapkan, misalkan tidak lagi hitam, muncul uban hingga terjadinya kebotakan.

Terkait dengan mengatasi problematika kebotakan yang ditakutkan oleh banyak orang,Lima mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang berhasil menciptakan produk berupa cairan preparat (tonik) yang dapat mencegah kebotakan.

Septa Rahma Hidayat, Lilin Putri Jasmine, Eva Nur Hidayah, Rahma Andita Desi P. dan Moh Mario Alvin Supandhi berhasil membuat tonik mencegah kebotakan dengan nama (merek) BIMOLIS yang dibuat dari bahan alami yakni kulit pisang Kepok dan Propolis.

Bimolis berhasil dibuat dengan mengombinasikan dua bahan dasar alami tersebut dengan penerapan teknologi nano dengan bimbingan dosen Premy Puspitawati.

“Konsep pembuatan Bimolis ini adalah untuk menggantikan produk tonik di pasaran yang masih menggunakan bahan kimia sintetis,” ujar Septa Rahma Hidayat.

Menurut Septa, Kulit Pisang Kepok dan Propolis digunakan karena memiliki manfaat menstimulasi pertumbuhan rambut dan mencegah adanya ketombe.

“Penggunaan nano teknologi pada produk Bimolis dapat mempercepat penyerapan tonik sehingga rambut dapat lebih cepat tumbuh dan sehat,” ungkap Septa.

Kulit Pisang Kepok yang diolah merupakan limbah hasil produksi UMKM Kripik Pisang yang seringkali tidak dimanfaatkan sama sekali, padahal kandungan antiosidan dan anti bakteri dalam kulit Pisang Kepok terbukti dapat mencegah ketombe dan mencerahkan rambut.

“Sementara Propolis yang dihasilkan lebah diketahui memiliki banyk manfaat seperti menstimulasi pertumbuhan dan menutrisi rambut,” ungkap Septa.

Kehadiran Bimolis diharapkan dapat menjad solusi pencegahan (preventif) agar tidak mengalami kebotakan, dimana potensi komersialisasi Bimolis cukup tinggi karena demand obat alami saat ini cukup tinggi seiring himbauan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia agar masyarakat dapatberalih menggunakan obat berbahan alami. (A.Y)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

UB Mendapat Kepercayaan Pemprov Jatim Layarkan Satu Kapal Pelayanan Kesehatan

Akan memberikan pelayanan kesehtan bagi daerah kepulauan yang sulit dijangkau dengan jalur darat. ADADIMALANG - Dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan...

Jawa Timur Menjadi Provinsi Pertama Yang Masuk Level 1

Tersisa Kota Blitar yang masih zona Orange, Gubernur Jatim minta semua tidak kendor protokol kesehatan. ADADIMALANG - Provinsi Jawa Timur menjadi Provinsi pertama dan satu-satunya...

Sandiaga Uno Diapresiasi Sebagai Pemimpin Solutif Dan Gercep

Mampu cepat penuhi keinginan Pengurus Masjid untuk mengganti karpet yang telah usang. Lumajang ADADIMALANG - Ada hal yang tak terduga saat Menteri Pariwisata dan Ekonomi...

Gubernur Jawa Timur Apresiasi Dan Semangati Nakes Di UB

Ajak semua orang yang hadir berdiri dan menyanyikan lagu Padamu Negeri bersama Tenaga Kesehatan. ADADIMALANG - Ada yang menarik dalam kunjungan Gubernur Jawa Timur Drs...

Ikatan Alumni UB Gelar Vaksinasi Hingga Delapan Ribu Selama Empat Hari

Gubernur Jatim Dan Forkopimda Jawa Timur hadir memberikan apresiasi kepada Universitas Brawijaya yang getol melaksanakan vaksinasi. ADADIMALANG - Semenjak kasus paparan Covid-19 semakin meningkat dan...
- Advertisement -

Berita Terkait