Wali Kota Malang, Dandim 0833 Dan Kapolresta Malang Kota Takziah Ke Rumah Korban Hanyut

Baca Juga

Plt. Walikota Malang tawari Teh Pucuk Harum Gelar Event Kuliner Skala Nasional di Kota Malang

Kota Malang – Bertempat di lapangan Rampal kota Malang, event festival kuliner ‘Pucuk Coolinary Festival’ dibuka secara resmi sekitar...

1,5 Bulan Ini Naga Menghidupi Ibunya Seorang Diri

Anak 8,5 tahun mengemis untuk hidupi ibunya yang patah tulang korban kecelakaan. ADADIMALANG - Tidak ada yang menyangka bahwa roda...

Organisasi Pemuda Internasional AIESEC lakukan Studi Budaya ke KBP

Mahasiswa Asing mendominasi kunjungan studI budaya AIESEC ke Kampung Budaya Polowijen. Kota Malang - Didominasi oleh mahasiswa asing, orgaanisasi Association...

Jenasah korban ditemukan tadi pagi, tim pencarian resmi diberhentikan

ADADIMALANG – Setelah ditemukannya jenasah korban hanyut yakni Roland Sumarna (40) di bendungan Sengguruh Kepanjen pagi tadi, Wali Kota Malang, Dandim 0833 dan Kapolresta Malang Kota melaksanakan takziah di rumah duka siang hari tadi, Rabu (20/01/2021).

Didampingi Dandim 0833 kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata memimpun apel konsolidasi posko terpadu dalam rangka antisipasi bencana alam sekaligus secara resmi menutup pencarian korban hanyut yang kini juga telah dimakamkan.

“Dalam kesempatan ini saya mewakili Forkopimda dan juga masyarakat kota Malang mengucapkan terima kasih dan penghargaan serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para relawan semua yang telah bekerja keras tanpa kenal lelah mencurahkan waktu dan tenaga mencari korban hanyut hingga dapat ditemukan pagi tadi,” ungkap Kapolresta Malang Kota.

Di lokasi yang sama, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona menegaskan bahwa secara resmi posko penanggulangan bencana khusus yang ada di wilayah Sulfat Kecamatan Blimbing tersebut secara resmi ditutup.

Sementara itu Wali Kota Malang Sutiji menyampaikan ucapan bela sungkawa dan mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan kesabaran dan ketabahan.

“Ayo kita antarkan jenasah ke pemakaman tetapi harus tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Masker dipake dan kita jaga jarak serta kita bersihkan diri kita semua jika sudah selesai,” ungkap Wali Kota Malang.

Terkait dengan lokasi tanah longsor yang telah menelan korban tersebut, Wali Kota Malang menyampaikan dirinya telah menginstruksikan agar segera dilakukan perbaikan di lokasi tanah longsor.

“Segera ada tindakan, inikan kan harus di bronjong, karena warga yang sekarang ngungsi bisa kembali ke tempat. Tentu nanti kita arahkan jangan asal-asalan mlengsengnya” pungkas Sutiaji. (A.Y)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

Staycation, Kuliner Hingga Menelusuri Perkebunan Kopi Saat Long Weekend Di Hotel Tugu Malang

Menikmati sajian kuliner Babah Nyonya hingga cita rasa Thailand dan Vietnam selama bulan Maret 2021 ini. ADADIMALANGG - Menyambut bulan...

Mahasiswa UB Buat Biskuit Ulat Sebagai Solusi Stunting Anak

Meraih medali perak pada ajang AISEEF 2021. ADADIMALANG - Persoalan kekurangan gizi (stunting) yang masih banyak terjadi menjadi salah satu perhatian mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas...

Antisipasi Degradasi Lingkungan, BI Malang Kembangkan Klaster Padi Organik

Melatih Kelompok Petani menguasai teknologi ramah lingkungan. ADADIMALANG - Dengan tujuan untuk mengatasi degradasi lingkungan yang terus menurun akibat akumulasi limbah kimia, Kantor Perwakilan Bank...

Menkeu RI : Jika Terbukti, Suap Itu Adalah Pengkhianatan

Tanggapi adanya penyidikan KPK dengan kasus suap yang diduga melibatkan pegawai Direktorat Jenderal Pajak. ADADIMALANG - Adanya penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pegawai Direktorat...

Abraham Lomi Kembali Menjadi Rektor ITN Malang

Rektor pengganti setelah Profesor Kustamar meninggal dunia. ADADIMALANG - Setelah Rektor Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang Prof. Dr. Ir. Kustamar MT meninggal dunia beberapa waktu...
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -