Mahasiswa Unira Malang Ajarkan Masyarakat Mengolah Limbah Pabrik Kertas Menjadi Produk Komersial

Baca Juga

Plt. Walikota Malang tawari Teh Pucuk Harum Gelar Event Kuliner Skala Nasional di Kota Malang

Kota Malang – Bertempat di lapangan Rampal kota Malang, event festival kuliner ‘Pucuk Coolinary Festival’ dibuka secara resmi sekitar...

1,5 Bulan Ini Naga Menghidupi Ibunya Seorang Diri

Anak 8,5 tahun mengemis untuk hidupi ibunya yang patah tulang korban kecelakaan. ADADIMALANG - Tidak ada yang menyangka bahwa roda...

Organisasi Pemuda Internasional AIESEC lakukan Studi Budaya ke KBP

Mahasiswa Asing mendominasi kunjungan studI budaya AIESEC ke Kampung Budaya Polowijen. Kota Malang - Didominasi oleh mahasiswa asing, orgaanisasi Association...

Potensi Penambahan Pendapatan Masyarakat Dalam Kondisi Pandemi Covid-19 Saat Ini

ADADIMALANG – Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini yang telah berdampak ke banyak lini kehidupan masyarakat, kejelian dalam melihat peluang menjadi salah satu cara untuk tetap bertahan dan mendapatkan tambahan pendapatan dalam kondisi yang serba sulit ini.

Setelah melakukan riset dan penelitian tentang potensi, serta juga peluang yang ada, mahasiswa Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Malang mengajarkan masyarakat Sengguruh untuk mampu mengelola limbah pabrik kertas yang selama ini tidak dimanfaatkan.

Limbah pabrik kertas berupa tali plastik strapping band (tali strip) yang selama ini tidak dimanfaatkan dapat diolah menjadi produk baru yang bernilai komersial.

“Limbah tali strip tersebut dapat diolah dengan metode anyaman sehingga menjadi kerajinan anyaman tangan dalam bentuk alat rumah tangga seperti keranjang belanja,” ujar Ketua Kelompok VIII KKN-T Unira, Latif Zubaidah Nasution.

Melihat potensi limbah tali strip di desa Sengguruh yang didapat secara cuma-cuma melalui program CSR Pabrik Kertas yang ada di sekitar desa, 18 mahasiswa Unira Malang tersebut kemudian mengadakan pelatihan untuk merubah limbah tali strip menjadi produk unggulan yang memiliki nilai komersial.

“Tali strip ini memiliki ukuran 15-19 mm dengan ketebalan hingga 0.5-1 mm sehingga sangat kuat dan tahan terhadap air. Kami berharap produk olahan dari limbah itu dapat menjadi produk unggulan UMKM desa Sengguruh ini,” ungkap perempuan yang menempuh Pendidikan Guru MI ini.

Dalam pelatihan yang diikuti oleh 15 orang ibu rumah tangga di desa tersebut, tim KKN-T kelompok VIII Unira Malang yang dibimbing oleh Ratna Fajarwati Meditama, M.Pd sebagai Dosen Lapangan ini melatih masyarakat desa untum dapat memanfaatkan limbah tali tersebut menjadi pot tanaman hias yang mulai banyak digemari masyarakat.

Di sela-sela pembukaan kegiatan pelatihan tersebut, Kepala Desa Sengguruh, Jamburi menyampaikan harapannya agar dengan adanya pelatihan pengolahan tali strip tersebut warga desa Sengguruh akan lebih kreatif lagi dalam memanfaatkan limbah pabrik menjadi sebuah seni yang sangat bermanfaat untuk warga.

“Selain dapat menjadi lebih kreatif lagi, hasil olahan limbah ini juga dapat menambah penghasilan masyarakat desa. Apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini,” ungkap Jamburi.

Ibu warga desa Sengguruh mengikuti pelatihan yang dilaksanakan mahasiswa Unira Malang

Pelatihan pengolahan limbah tali strip yang dilaksanakan di Balai Desa Sengguruh kabupaten Malang ini menghadirkan pengrajin dari Kepanjen Faiztanto yang memberikan materi dan praktik untuk mengolah limbah tali strip.

“Senang sekali ada pelatihan pengolahan tali strip ini sehingga saya sekarang dapat membuat pot bunga cantik dari hasil limbah. Kalau dijual juga dapat menambah penghasilan keluarga saya,” ungkap salah satu peserta pelatihan, Sri Rahayu.

Sebelum mengakhiri wawancara, Ketua KKN-T kelompok VIII Unira Malang, Latif Zubaidah Nasution berharap pelatihan pengolahan tali strip tersebut dapat benar-benar bermanfaat dan dapat meningkatkan perekonomian warga.

18 orang mahasiswa Unira yang mengikuti program KKN-T tersebut merupakan gabungan dari beberapa Program Studi (Prodi) seperti PGMI (Latif Zubaidah Nasution, Mustafa dan Mayla Qonata), Pendidikan IPS (Diana Anitasari, Wiwik Lailatul Fadilah), Prodi Teknik Informatika (Muhammad Rozaq Firmansyah dan Faisal akbar), Prodi Sistem Informasi (Krisniawati), Prodi Pendidikan Agama Islam (Kharis Khoirul Rahmadani, Fathoni Syahban, M. Tsaqil Tauzinus S, Kamal Fatih, Ellia Ni’matul Arifah, Nurul Aini, Erika catur wulandari, Mistia Apriani), Prodi PGSD (Nur Azizah dan Nida Kholilatul Umah). (A.Y)

- Advertisement -

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

ITN Malang, Kampus Pertama Di Jawa Yang Membangun Proyek PLTS 500 KWp

ADADIMALANG - Rasanya tidak salah jika kampus Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang terpilih untuk menjadi kampus pertama di Pulau...

Moreno Soeprapto Dukung Penuh Program CSR PT Pertamina Di Kota Malang

Warga mendapat bantuan CSR dari Pertamina untuk renovasi Balai RW. ADADIMALANG – Renovasi Balai RW 7 kelurahan Bareng sudah cukup lama diharapkan. Program CSR (Corporate...

Staycation, Kuliner Hingga Menelusuri Perkebunan Kopi Saat Long Weekend Di Hotel Tugu Malang

Menikmati sajian kuliner Babah Nyonya hingga cita rasa Thailand dan Vietnam selama bulan Maret 2021 ini. ADADIMALANGG - Menyambut bulan Maret 2021 kali ini ada...

Mahasiswa UB Buat Biskuit Ulat Sebagai Solusi Stunting Anak

Meraih medali perak pada ajang AISEEF 2021. ADADIMALANG - Persoalan kekurangan gizi (stunting) yang masih banyak terjadi menjadi salah satu perhatian mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas...

Antisipasi Degradasi Lingkungan, BI Malang Kembangkan Klaster Padi Organik

Melatih Kelompok Petani menguasai teknologi ramah lingkungan. ADADIMALANG - Dengan tujuan untuk mengatasi degradasi lingkungan yang terus menurun akibat akumulasi limbah kimia, Kantor Perwakilan Bank...
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -