ITN Malang, Kampus Pertama Di Jawa Yang Membangun Proyek PLTS 500 KWp

Baca Juga

Plt. Walikota Malang tawari Teh Pucuk Harum Gelar Event Kuliner Skala Nasional di Kota Malang

Kota Malang – Bertempat di lapangan Rampal kota Malang, event festival kuliner ‘Pucuk Coolinary Festival’ dibuka secara resmi sekitar...

1,5 Bulan Ini Naga Menghidupi Ibunya Seorang Diri

Anak 8,5 tahun mengemis untuk hidupi ibunya yang patah tulang korban kecelakaan. ADADIMALANG - Tidak ada yang menyangka bahwa roda...

Organisasi Pemuda Internasional AIESEC lakukan Studi Budaya ke KBP

Mahasiswa Asing mendominasi kunjungan studI budaya AIESEC ke Kampung Budaya Polowijen. Kota Malang - Didominasi oleh mahasiswa asing, orgaanisasi Association...

ADADIMALANG – Rasanya tidak salah jika kampus Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang terpilih untuk menjadi kampus pertama di Pulau Jawa yang membangun mega proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Hal ini disebabkan salah satu institut di Malang ini memang mengkhususkan diri untuk membidangi teknologi sebagai salah satu hal yang paling dikuasainya. Bahkan nama kampusnya saja juga mencantumkan teknologi sebagai bagian dari nama besar kampusnya.

Setelah Institut Teknologi Sumatera, ITN Malang merupakan kampus kedua yang membangun mega proyek PLTS dan menjadi kampus pertama di pulau Jawa yang membangun proyek PLTS sebesar 500 Kilo Watt Peak (KWp).

Hal tersebut disampaikan oleh Rektor ITN Malang, Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi MSEE saat pelaksanaan Peletakan Batu Pertama Pembangunan (Groundbreaking) di Kampus II ITN MAlang Malang kemarin, Jumat (05/03/2021).

“ITN Malang memiliki lahan yang cukup luas sehingga kami bekerjasama dengan salah satu Perusahaan BUMN yakni PT Wijaya Karya Persero dan juga PT Sumber Utama Nuansa (SUN Energy) dari pihak swasta dalam proses pembangunan proyek PLTS ini yang membutuhkan waktu sekitar Empat bulan lamanya,” ungkap Rektor ITN Malang.

Peletakan Batu Pertama Oleh Rektor ITN Malang Pembangunan Proyek PLTS Di Kampus II ITN Malang (Foto : Humas ITN Malang)

Dalam perkembangannya, Rektor ITN Malang menyampaikan tidak menutup kemungkinan daya yang dihasilkan PLTS ITN Malang ini akan lebih dari 500 KWp yang dapat dipergunakan untuk riset mahasiswa, dosen dan ITN Malang. Setelah itu, nantinya ITN Malang akan memberikan pelatihan manajemen energi di daerah-daerah yang memang memiliki potensi Pembangkit Listrik Tenaga Surya.

Sementara itu Direktur Operasi II PT Wijaya Karya Persero Harum Akhmad Zuhdi menyampaikan dirinya yakin ada potensi yang besar dalam hal energi terbarukan (renewable energy) seperti tenaga surya ataupun geotermal.

“Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam pembentukan energi terbarukan (renewable energy) dan tinggal bagaimana kita mengelola dan mengkampanyekan, sehingga project ini bisa menjadi sarana belajar para mahasiswa dan siap dalam dunia kerja saat lulus kuliah,” ungkap Harum Akhmad Zuhdi.

Masih dalam momen yang sama tersebut, perwakilan PT Sun Energy Reynaldi Wijaya menyampaikan jika PLTS dibangun secara on grid atau hanya menghasilkan daya ketika jaringan daya utilitas (PLN) tersedia, untuk kelebihan daya yang dihasilkan akan dikembalikan sistem ke jaringan sehingga akan ada daya cadangan yang siap untuk dipergunakan.

“Proyek pembangunan PLTS ini membutuhkan dana hingga Rp.7 Miliar yang sepenuhnya akan diback up oleh PT Sun Energy dan ITN Malang akan membantu biaya operasional saja hingga terjalin kerjasama dengan PLN nantinya,” pungkas Reynaldi Wijaya. (A.Y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

Tumbuhkan Animo Pengunjung Kampung Tematik, Mahasiswa Unmer Malang Magang Di KBP

Buat kegiatan hingga mempublikasikannya melalui media sosial. ADADIMALANG - Dalam rangka menumbuhkan ketertarikan masyarakat untuk datang ke kampung tematik yang...

Derajat Takwa dan Dimensi Kemanusiaan

Hikmah Ramadan Hari Ke-11 ADADIMALANG - Menjadi suatu keharusan bagi umat Islam untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan pada Allah SAW yang telah memberikan anugerah...

Wawali Sofyan Edi Apresiasi Gerakan Penghijauan bertajuk ‘Restore Our Earth’

Tanam pohon Pule ke 4.468 di SMP Katolik Santa Maria I Kota Malang ADADIMALANG - Dalam rangka turut serta dalam pelestarian dan menjaga lingkungan, SMP...

Implementasi Kampus Merdeka, FISIP UB Tandatangani Kerjasama Bersama Nava+ Group

Upaya mewujudkan kualitas SDM memiliki skill dan spesifikasi yang dibutuhkan oleh dunia kerja. ADADIMALANG - Sebagai wujud implementasi dari Kampus Merdeka, Fakultas Ilmu Sosial dan...

PT KAI Salurkan Bantuan Rp.50 Juta Bagi Korban Gempa Bumi Kabupaten Malang

Berikan dalam bentuk 303 paket sembako untuk kebutuhan masyarakat. ADADIMALANG - Kepedulian terhadap warga masyarakat Kabupaten Malang yang menjadi korban atau terdampak bencana gempa bumi (10/04)...
- Advertisement -

Berita Terkait