Oksigen Langka Di Kota Malang, Polresta Malang Kota Turun Tangan Bentuk Tim

Baca Juga

Plt. Walikota Malang tawari Teh Pucuk Harum Gelar Event Kuliner Skala Nasional di Kota Malang

Kota Malang – Bertempat di lapangan Rampal kota Malang, event festival kuliner ‘Pucuk Coolinary Festival’ dibuka secara resmi sekitar...

1,5 Bulan Ini Naga Menghidupi Ibunya Seorang Diri

Anak 8,5 tahun mengemis untuk hidupi ibunya yang patah tulang korban kecelakaan. ADADIMALANG - Tidak ada yang menyangka bahwa roda...

Organisasi Pemuda Internasional AIESEC lakukan Studi Budaya ke KBP

Mahasiswa Asing mendominasi kunjungan studI budaya AIESEC ke Kampung Budaya Polowijen. Kota Malang - Didominasi oleh mahasiswa asing, orgaanisasi Association...

AKBP Budi Hermanto wanti-wanti jangan melakukan penimbunan dalam kondisi pandemi seperti saat ini.

ADADIMALANG – Adanya keluhan sulitnya mendapatkan oksigen serta beberapa obat untuk penanganan pasien yang terpapar Covid-19, mendapatkan perhatian dari Polresta Malang Kota.

“Sudah dua hari ini kita selidiki terkait kesulitan masyarakat mendapatkan oksigen dan beberapa kebutuhan terkait Covid-19, apakah ada indikasi penimbunan atau yang lainnya. Nanti jika sudah ada hasilnya akan kita sampaikan,” ungkap Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto saat pemantauan hari pertama pelaksanaan PPKM Darurat di kota Malang.

Menurut Kapolresta Malang Kota yang akrab disapa Buher ini menyampaikan dirinya membentuk satu tim untuk menyelidiki keluhan kelangkaan tabung oksigen di kota Malang.

“Bukan Cuma Oksigen tapi juga obat-obat yang terkait dengan penanganan Covid-19 ini terjadi kelangkaan dan kenaikan harga. Bersama tim dari Reskrim, Intel dan Dinas Kesehatan kota Malang kita telah melakukan pemetaan dari pengaduan masyarakat terkait kelangkaan-kelangkaan tersebut,” ungkap Kapolresta Malang Kota.

Saat ditanya terkait kelangkaan tersebut apakah ada indikasi penimbunan, AKBP Buher menegaskan belum bisa memastikan hal tersebut karena masih dalam proses penyelidikan.

“Saya himbau kepada komponen masyarakat pelaku usaha untuk tidak melakukan penumpukan atau penimbunan termasuk menaikkan harga secara signifikan,” tegas AKBP Buher.

Menurut Kapolresta Malang Kota, saat pandemi seperti sekarang ini beberapa barang-barang menjadi sangat dibutuhkan oleh masyarakat sehingga diminta untuk tidak egois demi keuntungan diri sendiri. (A.Y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

Trauma Healing, Wali Kota Sutiaji Beri Semangat untuk Tiga Anak Isoman

Sambang ke lokasi isoman dinilai menjadi upaya penyembuhan trauma pasien Covid-19. ADADIMALANG – Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji memberikan...

Proposal Dosen Dan Mahasiswa ITN Malang Lolos Raih Pendanaan

Laksanakan program Matching Fund Kedaireka, PHP2D dan PKM GT. ADADIMALANG – Meski masih dalam kondisi pandemi Covid-19, namun raihan prestasi tidak terhenti. Bahkan di kampus...

UB Distribusikan 79 Ekor Kambing dan 7 Sapi pada Idul Adha 1442 H

Tahun depan diharapkan dapat membagikan hingga ke wilayah Malang Selatan. ADADIMALANG - Universitas Brawijaya (UB) membagikan 79 ekor kambing dan 7 ekor sapi kepada 50...

Yayasan Wings Peduli Serahkan Donasi 1.500 Ton Beras Bagi Masyarakat Terdampak PPKM Darurat

Hari ini menyerahkan bantuan sebanyak 390.340 kilogram beras melalui Korem 083 Baladhika Jaya. ADADIMALANG - Berkolaborasi dengan Jajaran Korem di empat wilayah di Jawa Timur...

Satgas Covid-19 Alumni UB Merilis Aplikasi Isolasi Mandiri

Dapat dimanfaatkan guna memantau kondisi harian masyarakat yang terpapar Covid-19 dan tengah menjalankan isolasi mandiri. ADADIMALANG – Melonjaknya kasus paparan Virus Corona (Covid-19) yang melanda...
- Advertisement -

Berita Terkait