Kota Malang Jadi Zona Hitam, Lampu PJU Kembali Dimatikan

Baca Juga

Plt. Walikota Malang tawari Teh Pucuk Harum Gelar Event Kuliner Skala Nasional di Kota Malang

Kota Malang – Bertempat di lapangan Rampal kota Malang, event festival kuliner ‘Pucuk Coolinary Festival’ dibuka secara resmi sekitar...

1,5 Bulan Ini Naga Menghidupi Ibunya Seorang Diri

Anak 8,5 tahun mengemis untuk hidupi ibunya yang patah tulang korban kecelakaan. ADADIMALANG - Tidak ada yang menyangka bahwa roda...

Organisasi Pemuda Internasional AIESEC lakukan Studi Budaya ke KBP

Mahasiswa Asing mendominasi kunjungan studI budaya AIESEC ke Kampung Budaya Polowijen. Kota Malang - Didominasi oleh mahasiswa asing, orgaanisasi Association...

Wali Kota Malang : Kita Kuatkan PPKM Mikro.

ADADIMALANG – Terkait dengan masuknya kota Malang menjadi zona hitam dalam hal mobilitas masyarakatnya meski telah dilaksanakan PPKM Darurat, Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji langsung menggelar Rakor bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Koordinasi Pimpinan di Kecamatan (Forkopimcam) siang tadi, Rabu (14/07/2021).

Rapat Kordinasi yang digelar di Ruang Sidang Balaikota Malang tersebut dilaksanakan dalam rangka penanganan Covid-19 di Kota Malang.

“Rakor ini merespon Kota Malang yang masuk zona hitam mobilitas masyarakat. Kita kuatkan PPKM Mikronya, PPKM Mikro itu adalah replika dari kampung Tangguh dulu, Jadi kampung Tangguh dulu basicnya kelurahan dan RW,” ungkap Wali Kota Sutiaji.

Wali Kota Sutiaji lebih lanjut menegaskan kota Malang dahulu yang menginisiasi Kampung Tangguh tetapi saat ini justru masuk menjadi zona hitam.

“Jika di kampung Tangguh dulu SOP jelas, ada tangguh pangan, tangguh informasi hingga nanti tangguh dalam pemulasaraan jenazah,” tambah Wali kota Sutiaji.

Rencananya Wali Kota Malang juga ingin menguatkan kolaborasi bersama dunia perbankan di kota Malang sebagai penguatan kolaborasi heksahelik.

Terkait Vaksinasi, Wali Kota Sutiaji akan melakukan sentralisasi data vaksin.

“Dengan serbu vaksin itu, mudah-mudahan herd immunity yang ada di masyarakat Kota Malang semakin bertambah, sambil nanti bagaimana penguatan tata cara untuk vaksin.” Ujarnya.

Sementara itu Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto SIK., MSi menyampaikan ada tiga indikator yang digunakan untuk melakukan penilaian tingkat mobilitas masyarakat yaitu Facebook Mobility, Google Traffic dan Night Light NASA dan NOA.

”Ternyata Kota Malang terindikasi di point ketiga, yaitu intesitas cahaya di malam hari menggunakan satelit Nasa dan NOA. Oleh karena itu, kebijakan pemadaman Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah Kota Malang akan diberlakukan kembali mulai malam ini,” pungkas Kapolresta Malang Kota. (A.Y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

UB Mendapat Kepercayaan Pemprov Jatim Layarkan Satu Kapal Pelayanan Kesehatan

Akan memberikan pelayanan kesehtan bagi daerah kepulauan yang sulit dijangkau dengan jalur darat. ADADIMALANG - Dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan...

Jawa Timur Menjadi Provinsi Pertama Yang Masuk Level 1

Tersisa Kota Blitar yang masih zona Orange, Gubernur Jatim minta semua tidak kendor protokol kesehatan. ADADIMALANG - Provinsi Jawa Timur menjadi Provinsi pertama dan satu-satunya...

Sandiaga Uno Diapresiasi Sebagai Pemimpin Solutif Dan Gercep

Mampu cepat penuhi keinginan Pengurus Masjid untuk mengganti karpet yang telah usang. Lumajang ADADIMALANG - Ada hal yang tak terduga saat Menteri Pariwisata dan Ekonomi...

Gubernur Jawa Timur Apresiasi Dan Semangati Nakes Di UB

Ajak semua orang yang hadir berdiri dan menyanyikan lagu Padamu Negeri bersama Tenaga Kesehatan. ADADIMALANG - Ada yang menarik dalam kunjungan Gubernur Jawa Timur Drs...

Ikatan Alumni UB Gelar Vaksinasi Hingga Delapan Ribu Selama Empat Hari

Gubernur Jatim Dan Forkopimda Jawa Timur hadir memberikan apresiasi kepada Universitas Brawijaya yang getol melaksanakan vaksinasi. ADADIMALANG - Semenjak kasus paparan Covid-19 semakin meningkat dan...
- Advertisement -

Berita Terkait