Usai Beraksi Di 30 TKP, Spesialis Pencuri Sepeda Berhasil Dibekuk

Baca Juga

Plt. Walikota Malang tawari Teh Pucuk Harum Gelar Event Kuliner Skala Nasional di Kota Malang

Kota Malang – Bertempat di lapangan Rampal kota Malang, event festival kuliner ‘Pucuk Coolinary Festival’ dibuka secara resmi sekitar...

1,5 Bulan Ini Naga Menghidupi Ibunya Seorang Diri

Anak 8,5 tahun mengemis untuk hidupi ibunya yang patah tulang korban kecelakaan. ADADIMALANG - Tidak ada yang menyangka bahwa roda...

Organisasi Pemuda Internasional AIESEC lakukan Studi Budaya ke KBP

Mahasiswa Asing mendominasi kunjungan studI budaya AIESEC ke Kampung Budaya Polowijen. Kota Malang - Didominasi oleh mahasiswa asing, orgaanisasi Association...

Polisi amankan 15 sepeda hasil curian.

ADADIMALANG – Hobi bersepeda di dua tahun terakhir ini nampak meningkat signifikan. Dampaknya produsen dan penjual sepeda kayuh atau sepeda angin ini merasakan dampaknya.

Seiring meningkatnya pecinta hobi olahraga bersepeda tersebut, semakin banyak pula masyarakat yang memiliki sepeda dengan berbagai spesifikasi dan kelebihannya masing-masing. Tingginya animo masyarakat untuk memiliki sepeda tersebut, sempat membuat harga sepeda menjadi melambung tinggi dari harga biasanya. Bahkan beberapa produsen sepeda gunung mengeluarkan produk baru yang harganya juga tidak murah.

Sepeda yang tidak harus memiliki surat-surat sebagai dokumen kepemilikan ternyata menjadi salah satu sasaran pelaku kejahatan dengan alasan lebih mudah dijual dan minim risiko.

Itulah yang membuat dua residivis spesialis pencuri sepeda di kota Malang yang tahun 2018 lalu baru keluar dari Lembaga Pemasyarakatan, kembali ‘kambuh’ melakukan aksi pencuriannya.

Dua pelaku pencurian yakni AS (27 tahun) warga Sukun dan HL (30 tahun) warga Klojen berhasil ditangkap polisi setelah melakukan aksi pencurian di perumahan Araya Blimbing kota Malang pada tanggal 31 Juli 2021 sekitar pukul 19.00 WIB.

“Saya dan istri memang memiliki kebiasaan bersepeda di pagi hari dan setelah makan malam kami juga bersepeda santai mencari angin mengelilingi sekitar perumahan tempat tinggal kami. Setelah bersepeda pagi, sepeda kami letakkan di garasi rumah dan kami kembali beraktivitas seperti biasanya,” ungkap Bagus Hariadi, pemilik sepeda yang berhasil dicuri pelaku.

Namun setelah makan malam dan hendak bersepeda lagi, Bagus terkejut karena saat membuka garasi rumahnya, dua sepeda yang dulu dibeli dengan harga Rp.6 juta dan Rp.8 juta itu tidak ada di dalam garasinya.

“Akhirnya saya lapor polisi dan tidak menyangka dua sepeda kami yang telah hilang bisa ditemukan lagi dan dapat kembali kami pergunakan,” ujar Bagus saat ditemui setelah penyerahan sepeda oleh Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo Jumat kemarin (27/08/2021).

Kepolisian yang mendapatkan laporan pencurian tersebut langsung terjun melakukan penyelidikan dan akhirnya menemukan titik terang kedua pelaku.

“Pelaku AS berhasil ditangkap daat berada di sekitar Stasiun Kotalama kota Malang dan pelaku HL ditangkap di rumah kontrakannya di Perumahan Puri Nirwana, desa Jedog, kecamatan Wagir Kabupaten Malang dalam waktu yang hampir bersamaan di hari Sabtu tanggal 14 Agustus 2021 lalu,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Malang Kota.

Kompol Tinton Yudha Riambodo lebih lanjut menjelaskan dari hasil pemeriksaan kepolisian, berhasil diamankan 15 sepeda dengan berbagai merek yang rencananya akan diselidiki terkait 30 lokasi pencurian seperti diakui para pelaku.

Para pelaku mengaku sepeda hasil curian dijual secara online di wilayah Jawa Tengah untuk meminimalisir risiko ketahuan pemilik sepeda.

Dalam konferensi pers yang dihadiri oleh Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto SIK., M.Si, Satuan Reskrim Polresta Maang Kota menyerahkan sepeda hasil pencurian yang dilakukan oleh para pelaku kepada Bagus Hariadi yang merupakan pemilik sepeda yang dicuri di lokasi perumahan Araya kota Malang.

“Terimakasih kepada Kapolresta Malang Kota dan Kasat Reskrim Polresta Malang Kota dan jajarannya yang telah berhasil menangkap para pelaku pencurian sepeda ini. Sungguh saya tidak menyangka sepeda saya bisa kembali lagi,” pungkas Bagus Hariadi. (A.Y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

Santri Ponpes Darul Hidayah Dibina Menjadi Green Agent oleh Dosen UB

Menjadi pribadi yang peduli terhadap kebersihan, kesehatan dan lingkungan sekitar. ADADIMALANG - Dalam rangka program Doktor Mengabdi dari Universitas Brawijaya,...

2.500 Vaksin Astra Zeneca Siap Disuntikkan Di Kampus Unitri Malang Senin Besok

Diberikan kepada dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa dan masyarakat umum. ADADIMALANG - Di tengah gempuran serbuan vaksin yang dilaksanakan berbagai instansi atau lembaga, ternyata masih cukup...

Mahasiswa FISIP Unitri Ikuti Yudisium Dengan Mengenakan Baju Adat

Diikuti 56 orang mahasiswa dengan tema Keberagaman Budaya Indonesia. ADADIMALANG - Mengambil tema 'Keberagaman Budaya', sebanyak 56 orang mahasiswa Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang mengikuti...

Disporapar Kota Malang Raih Penghargaan Di Ajang Planet Tourism Indonesia Award 2021

MarkPlus Tourism memberikan penghargaan untuk entitas pariwisata nasional di ajang Planet Tourism Indonesia Awards 2021. Jakarta ADADIMALANG – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) berhasil...

Gedung Bhayangkari Kota Malang Mulai Dibangun

Ingin hadirkan pojok UMKM Bhayangkari di areal Gedung Bhayangkari tersebut. ADADIMALANG - Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas suami yang bertugas sebagai aaprat kepolisian di Polresta...
- Advertisement -

Berita Terkait