Perlu Optimalisasi Peran Masyarakat Dalam Mencorong Pelayanan Publik Yang Inklusif

Baca Juga

Plt. Walikota Malang tawari Teh Pucuk Harum Gelar Event Kuliner Skala Nasional di Kota Malang

Kota Malang – Bertempat di lapangan Rampal kota Malang, event festival kuliner ‘Pucuk Coolinary Festival’ dibuka secara resmi sekitar...

1,5 Bulan Ini Naga Menghidupi Ibunya Seorang Diri

Anak 8,5 tahun mengemis untuk hidupi ibunya yang patah tulang korban kecelakaan. ADADIMALANG - Tidak ada yang menyangka bahwa roda...

Organisasi Pemuda Internasional AIESEC lakukan Studi Budaya ke KBP

Mahasiswa Asing mendominasi kunjungan studI budaya AIESEC ke Kampung Budaya Polowijen. Kota Malang - Didominasi oleh mahasiswa asing, orgaanisasi Association...

Dosen FISIP UB laksanakan pengabdian masyarakat yang dilatarbelakangi masih terjadinya diskriminasi pelayanan publik kepada masyarakat.

ADADIMALANG – Dilatarbelakangi masih banyak ditemukannya permasalahan diskriminasi pelayanan publik pada kelompok-kelompok rentan seperti difabel, perempuan khususnya ibu hamil dan menyusui, anak-anak serta kelompok rentan lainnya, membuat beberapa dosen dari Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Brawijaya (UB) melakukan Pengabdian Masyarakat.

Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan di Balai RW 9 kelurahan Kotalama, kecamatan Kedungkandang dengan mengambil tema ‘Optimalisasi Peran Masyarakat Kota Malang Dalam Mendorong Pelayanan Publik Yang Inklusif’ dengan menghadirkan dua dosen FISIP UB yakni Tia Subekti, SIP., MA dan Irma Fitrana Ulfah , S.IP., M.Si.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 orang ibu PKK dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti wajib menggunakan masker, mencuci tangan sebelum kegiatan dan menjaga jarak.

“Pemerintah memiliki kewajiban menyediakan pelayanan publik yang aksesibel bagi seluruh masyarakat. Pelayanan publik ini dapat diwujudkan dengan menyediakan insfrastruktur yang dapat mendorong kemandirian dan kemudahan akses bagi semua masyarakat termasuk kelompok-kelompok rentan yang kerap mengalami kesulitan dalam mengakses pelayanan publik,” ujar Tia Subekti saat menyampaikan materinya.

Menurut Tia, dari kegiatan tersebut diketahui bahwa sebagian besar masyarakat belum memahami maksud dari pelayanan inklusif dan bagaimana upaya mewujudkannya. Meski masih belum paham, namun dalam kegiatan tersebut masyarakat nampak sangat antusias menyampaikan berbagai pertanyaan dan sharing pengalaman tentang hambatan pelayanan yang kerap mereka hadapi seperti pelayanan kesehatan BPJS, akses Kartu Indonesia Pintar (KIP). Permasalahan kesehatan dan pendidikan merupakan pelayanan dasar yang paling dibutuhkan oleh masyarakat saat ini.

Pada sesi akhir kegiatan, Tia menegaskan pentingnya kesadaran dan peran masyarakat dalam mendorong pelayanan publik yang inklusif.

“Masyarakat harus memiliki keberanian untuk menyuarakan hak-haknya khususnya kelompok-kelompok rentan untuk mendapatkan akses pelayanan yang memadai. Masyarakat tidak boleh takut untuk menyampaikan keluhan kepada penyedia layanan ketika ada tindakan diskriminatif dalam pemberian layanan,” ujar Tia Subekti.

Masyarakat diharapkan juga dapat memanfaatkan media pengaduan online melalui website ombudsman RI untuk menyapaikan keluhan tentang pelayanan publik, dimana masukan dari masyarakat sangat penting sebagai bahan evaluasi dan perbaikan pelayanan guna mewujudkan pelayanan publik yang efektif dan inklusif. (A.Y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

HUT Kota Batu Ke 20, The Singhasari Resort Beri Hadiah 3 Penghargaan Internasional

3 Penghargaan diraih dari Haute Grandeur Global Hotel Award 2021. ADADIMALANG - Melanjutkan keberhasilan sebelumnya di tahun lalu, The Singhasari...

FISIP UB Turut Serta Dalam Gerakan Nasional Revolusi Mental

Sosialisasikan urgensi vaksinasi kepada masyarakat. ADADIMALANG - Dalam rangka turut menyukseskan Gerakan Nasional Revolusi Mental, Universitas Brawijaya mengambil peran untuk terjun langsung melakukan pendampingan melalui...

Pengalaman Menteri Sandiaga Uno Menginap Di Home Stay Desa Serang Blitar

Mewujudkan mimpi warga untuk mendorong Indonesia bangkit. Blitar ADADIMALANG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menjadi Menteri pertama yang menginap di Home...

AKBP Budi Hermanto : Jangan Cuma Menerapkan Prokes Saat Petugas Datang Patroli

Tidak ingin mempersulit masyarakat menjalankan usahanya dengan catatan tetap mematuhi protokol kesehatan. ADADIMALANG – Kesadaran masyarakat yang tinggi akan vaksinasi guna mewujudkan kekebalan komunal (herd...

Ulang Tahun ke-15, d’Kross Terus Berkarya Meski Masih Pandemi

Siapkan karya untuk berkolaborasi bersama penyanyi Ibukota. ADADIMALANG - Tepat Hari Minggu ini (17/10/2021), D'Kross Community menginjak usia ke-15 tahun, dimana peringatan Hari Ulang Tahun kali...
- Advertisement -

Berita Terkait