Gubernur Jatim Dan Forkopimda Jawa Timur hadir memberikan apresiasi kepada Universitas Brawijaya yang getol melaksanakan vaksinasi.
ADADIMALANG – Semenjak kasus paparan Covid-19 semakin meningkat dan kondisinya mengkhawatirkan beberapa waktu yang lalu, Ikatan Alumni Universitas Brawijaya (IKA UB) menggelar berbagai kegiatan terkait penanganan Covid-19.
“Vaksinasi kali ini merupakan salahsatu dari sekian program yang dijalankan IKA UB dalam beberapa bulan ini. Vaksinasi pertama kita laksanakn dengan kuota dua ribu di kampus UB, kemudian di Jakarta dengan kuota sebanyak lima ribu dan hari ini kembali di kampus UB sebanyak delapan ribu sehingga total vaksinasi yang telah kita berikan mencapai 15 ribu dosis,” jelas Ketua IKA UB, Prof. Ahmad Erani Yustika, SE.,M.Sc.Phd pagi tadi, Sabtu (18/09/2021).
Selain melaksanakan vaksinasi, IKA UB juga telah membuat aplikasi Isolasi Mandiri (Isoman) yang akan membantu seseorang yang terpapar Covid-19 untuk mendapatkan informasi dari puluhan dokter yang ada dan memberikan telemedicine melalui aplikasi tersebut.
“Ada sekitar 400 isoman yang telah tergabung dalam aplikasi tersebut di wilayah Malang Raya. Selain itu kita juga mengirimkan bantuan logistik kepada warga yang terpapar covid-19 dan melakukan isoman di banyak area yang kita kirim logistiknya langsung ke lokasi mereka,” ungkap Erani Yustika.
Dengan pelaksanaan vaksinasi tersebut, Erani berharap kesadaran masyarakat untuk melaksanakan vaksin akan semain bangkit, sehingga aktivitas sosial dan ekonomi dapat dipulihkn kembali dengan lebih baik.
“Selain itu kita juga menggelar donor darah sejak tahun lalu karena sejak terjadi pandemi orang jadi takut untuk keluar rumah sehingga pasokan darah menurun. Donasi dari berbagai pihak termasuk alumni UB luar biasa banyak untuk terlaksananya berbagai program IKA UB untuk penanganan Covid-19 ini,” pungkas Ketua IKA UB.
Ditemui di sela-sela pelaksanaan vaksinasi, Kordinator Vaksinasi Universitas Brawijaya, dr M. Anshory SPPD menjelaskan vaksinasi digelar mulai tanggal 18 September 2021 atau hari ini hingga 21 September 2021 dengan total kuota delapan ribu vaksin yang akan terbagi sebanyak dua ribu untuk setiap harinya.
“Tenaga kesehatan yang terlibat hampir sebanyak 200 orang dari RS Universitas Brawijaya dan Klinik UB serta dosen di Fakultas Kedokteran UB ditambah tenaga penunjang dari admin seluruh Fakultas di UB. Peserta vaksinasi kali ini dari alumni UB, keluarga civitas akademka UB, mahasiswa dan juga masyarakat sekitar di gedung Samantha Krida UB ini,” jelas dr M. Anshory SPPD .
Pelaksanaan vaksinasi kali ini juga cukup istimewa, karena dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur dan juga Panglima Kodam V Brawijaya dan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur beserta rombongan yang melakukan peninjauan vaksinasi tersebut.
“Kami merasa senang sekali dapat melaksanakan vaksinasi yang kali ini diinisiasi oleh Ikatan Alumni Universitas Brawijaya (IKA UB) bekerjasama dengan Pemprov Jatim. Harapannya kita semua tetap kompak dan bersatu padu melaksanakan vaksinasi. Sebagai Rektor saya berharap vaksinasi ini dapat membuat pandemi covid-19 ini dapat segera usai,” ujar Rektor UB, Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR MS. dalam sambutannya.
Sementara itu didampingi Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim, rektor UB dan Ketua IKA UB, Gubernur Jawa Timur Dra Hj. Khofifah Indar Parawansa M.Si menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada keluarga besar Universitas Brawijaya yang terus menerus melaksanakan vaksinasi baik di dalam ataupun di luar kampus.
“Saya minta jangan ada yang mengendorkan protokol kesehatan. tetap jaga prokes dimana saja serta melakukan vaksinasi dimana saja. Gotong royong dan kekompakan ini harus terus dijaga untuk tetap mengendalikan penyebaran Covid-19. Kehadiran UB yang secara terus menerus melaksanakan vaksinasi baik di dalam atau di luar kampus tetap dibutuhkan, mengingat masih perlu percepatan vaksinasi secara masif di wilayah kabupaten Malang. Terimakasih kepada seluruh keluarga besar UB dan tenaga kesehatan UB,” pungkas Gubernur Jawa Timur. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.