Tindak lanjut dari kerjasama antara Glintung Go Green (3G) dengan FEB UB.
ADADIMALANG – Sebanyak 115 orang mahasiswa dari fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di beberapa Kampung Tematik yang ada di beberapa wilayah Indonesia.
Keberadaan 115 orang mahasiswa FEB UB yang melakukan KKN di Kampung Tematik tersebut tidak dapat dilepaskan dari peran inisiator dan manager Glintung Go Green (3G) yakni Bambang Irianto.
“Jadi sudah hampir 10 tahun lamanya kami dibina oleh FEB UB dan kami juga telah mendantangani MoU untuk lima tahun ke-2 bersama FEB UB. Kali ini ada program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari mahasiswa FEB UB yang kemudian juga saya arahkan untuk melakukan pendampingan di beberapa lokasi Kampung Tematik yang menjadi binaan Glintung Go Green,” ungkap Bambang irianto usai mengisi materi kepada mahasiswa FEB di Rumah Prestasi 3G sore tadi, Rabu (13/07/2022).
Tiga kelompok yang masing-masing beranggotakan lima orang mahasiswa FEB UB akan ditempatkan di Kota Malang, sementara 100 mahasiswa akan melaksanakan KKN di berbagai Kampung Tematik di wilayah kota Tangerang.
“Jadi yang 100 itu akan melaksanakan KKN di berbagai Kampung binaan saya di Kota Tangerang karena mereka (mahasiswa FEB UB) itu berasal dari daerah tangerang, sementara yang 15 orang akan KKN di tiga wilayah di Kota Malang seperti RW 1 kelurahan Tunjungsekar, RW 5 Kelurahan Blimbing dan RW 19 Kelurahan Purwantoro,” ungkap pria penerima Piala Kalpataru untuk kategori Pembina Lingkungan ini.
Tiga kelompok yang akan KKN di Kota Malang ini akan melaksanakan KKN di wilayah RW 1 kelurahan Tunjungsekar, RW 5 kelurahan Blimbing dan RW 19 kelurahan Purwantoro.
Dengan mendistribusikan mahasiswa yang akan didampingi para dosen-dosen FEB UB tersebut, Bambang Irianto berharap Kampung Tematik akan lebih cepat lagi dalam melaksanakan upgrading kemampuan dan meningkatkan kualitas yang dimilikinya.
Salah satu mahasiswa FEB UB yang akan melaksanakan KKN di RW 1 kelurahan Tunjungsekar yakni Norma Khoirunnissa mengaku mendapat banyak pengetahuan tentang Kampung Tematik setelah mengikuti sesi presentasi dari Guru Kampung Tematik Indonesia, Bambang Irianto.
“Awalnya kami banyak yang bingung dan belum mengetahui tentang apa itu kampung tematik termasuk program apa yang kira-kita dapat kami kerjakan selama KKN di tiga Kampung Tematik di Kota Malang ini. Namun setelah mengikuti materi dari pak Bambang Irianto, kami jadi terbuka dan mendapat banyak ilmu dan wawasan baru tentang kampung tematik itu,” ungkap Norma.
Menurut perempuan berkacamata ini, berbagai potensi yang dimiliki Kampung Tematik akan berusaha dioptimalkan dengan keilmuan yang dimiliki oleh para mahasiswa.
“Jadi kita akan sama-sama belajar dengan masyarakat,” ungkap Norma.
Pemberian materi dari Bambang Irianto sebagai bekal dasar bagi para mahasiswa FEB UB sebelum melaksanakan KKN tersebut juga dihadiri oleh Lurah dan Pengurus RW tempat mahasiswa melaksanakan KKN nantinya.

“Terimakasih kepada pak Bambang Irianto yang telah menangkap kebutuhan mahasiswa untuk melaksanakan KKN dan juga kebutuhan Kampung Tematik akan peningkatan kualitas dan keilmuannya, ungkap Lurah Purwantoro, Dwi Cahyono.
Menurut Dwi, para mahasiswa FEB UB yang akan melaksanakan KKN akan dituntut untuk dapat berkontribusi pada kebutuhan atau kepentingan Kampung Tematik yang menjadi lokasi KKN.
“Jadi tidak hanya untuk menyelesaikan kepentingan para mahasiswa terkait beban kuliah atau nilai kuliah dengan melaksanakan KKN saja tetapi juga harus berkontribusi atau membawa dampak positif bagi masyarakat di lokasi KKN,” ujar Dwi Cahyono.
Hal senada disampaikan oleh Endyk, selaku Sekretaris Kelurahan Tunjungsekar Kota Malang tang menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bambang Irianto yang telah memberikan banyak saran dan masukan untuk wilayah Tunjungsekar selama ini.
“Memang benar, bekerjasama dengan sosok Bambang Irianto ini membawa banyak manfaat. Salah satunya kita dikenalkan dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) yang hari ini melaksanakan KKN di wilayah RW 1 kelurahan Tunjungsekar,” ungkap Endyk.
Ditemui di waktu yang sama di Rumah Prestasi Glintung Go Green (3G), Lurah Blimbing Kota Malang, Roni Kuncoro menyampaikan apresiasi atas dipilihnya RW 5 kelurahan Blimbung untuk menjadi lokasi KKN mahasiswa FEB UB.
“Kami berharap potensi UMKM yang kami miliki yaitu ternak Lele dapat lebih dioptimalkan agar dapat meningkat baik dari sisi peningkatan distribusi, marketing atau penjualan yang akan berdampak pada jumlah omset yang akan didapatkan warga masyarakat RW 5 Blimbing,” ungkap Roni Kuncoro. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.